707 Anak di Bengkulu Selatan Putus Sekolah

H Darmin
H Darmin

Siapkan Pendidikan Non-Formal Gratis

KOTA MANNA, Bengkulu Ekspress – Kepala Dinas Pendidikan dan kebudayaan Bengkulu Selatan (BS), H Darmin SE didampingi Kabid PLS, Melhan SPd mengatakan, dari hasil pendataan di lapangan, ternyata banyak anak usia sekolah yang sudah putus sekolah. Bahkan jumlahnya ratusan orang. “Hasil pendataan kami di lapangan, ada 707 anak usia sekolah yang sudah putus sekolah,” katanya.

Melhan mengatakan, ke-707 anak putus sekolah ini tersebar di 11 Kecamatan dalam wilayah BS. Adapun penyebabnya mereka putus sekolah diantaranya karena faktor ekonomi keluarga yang tidak mampu membiayai pendidikan anaknya, ada juga yang karena menikah muda, serta karena kenakalan remaja lainnya.

“ Anak-anak putus sekolah ini ada usia SD, ada SMP dan yang terbanyak anak-anak usia SMA,” ujarnya.
Dengan banyaknya anak putus sekolah di BS ini, Melhan mengaku pihaknya akan memfasilitasi mereka agar bisa kembali menempuh pendidikan. Langkah yang akan ditempuh dengan menjadikan mereka sebagai calon peserta didik dan calon peserta ujian nasional di lembaga pendidikan non formal di wilayah domisili mereka masing-masing.

“Anak-anak putus sekolah ini akan kami sekolahkan pada lembaga pendidikan non formal secara gratis,” imbuh Melhan.

Melhan menjelaskan, selain itu pihaknya akan menfasilitasi pembiayaan pendidikan bagi anak putus sekolah dengan adanya program dari pemerintah pusat yakni program Indonesia pintar (PIP). Dengan program ini, peserta didik akan didaftarkan melalui dapodik lembaga untuk mendapatkan bea siswa.

Adapun besaran bea siswa yang akan mereka terima masing-masing peserta untuk peserta pendidikan paket A sebesar Rp 450 ribu pertahun, Paket B sebesar Rp 750 ribu pertahun dan Paket C sebesar Rp 1 juta pertahun.

“Mudah-mudahan dengan adanya program ini nanti, ke depan tidak ada lagi anak usia sekolah yang putus sekolah di BS,” harap Melhan. (369)