66 Tim Ikuti Laga Amal

ARY/Bengkulu Ekspress Salah satu pertandingan futsal yang digelar oleh PMI Rejang Lebong. Seluruh dana yang terkumpul dalam kegiatan yang diikuti 66 tim tersebut akan disumbangkan untuk korban bencana dan warga Rejang Lebong yang kurang mampu.

CURUP, Bengkulu Ekspress – Sebanyak 66 tim futsal mengikuti kompetisi amal dan memperebutkan Piala PMI Rejang Lebong tahun 2019. Tim yang ambil bagian dari kegiatan tersebut terdiri dari 44 tim perwakilan instansi dan 22 tim umum. Turnamen futsal yang digelar di Gedung Olahraga (GOR) Curup ini sudah dimulai sejak Selasa (5/2) pagi dan dibuka langsung oleh Wakil Bupati Rejang Lebong H Iqbal Bastari SPd MM.

Terkait dengan kegiatan yang diselenggarakan oleh PMI Rejang Lebong yang bekerjasama dengan Komunitas Rejang Lebong Care dan Share tersebut, Wabup mengaku sangat senang dan terharu atas kegiatan tersebut terlebih lagi dana yang terkumpul termasuk biaya pendaftaran akan disumbangkan untuk korban bencana alam dan masyarakat kurang mampu.

“Saat melihat ada tulisan Rejang Lebong Care and Share, Rejang Lebong Peduli dan Berbagi saya sempat merinding,” aku Wabup.

Wabup mengaku sangat mengapresiasinya, kegiatan tersebut menurutnya sangat luar biasa dan benar-benar mengedepankan kepedulian kepada sesama. Terlebih lagi menurut Wabup, kegiatan tersebut banyak diikuti oleh tim, hal tersebut menunjukkan masih tingginya kepedulian terhadap sesama di Kabupaten Rejang Lebong.
“Ini sangat luar biasa, karena suluruh dana yang terkumpul akan disumbangkan kepada korban gempa dan tsunami Banten-Lampung dan masyarakat Rejang Lebong yang kurang beruntung,” tambah Wabup.

Wabup juga berharap, kegiatan serupa harus terus dikembangkan di Kabupaten Rejang Lebong dan minimal dilaksanakan setahun sekali. Sehingga menurutnya akan semakin banyak masyarakat yang terbantu. Sementara itu, Ketua PMI Rejang Lebong, Hendra Wahyudiansyah SH menjelaskan, bahwa kegiatan yang dilaksanakan oleh PMI Rejang Lebong tersebut merupakan ajang untuk memberikan wadah bagi penggemar olahraga futsal dan juga pengembangan atlet serta memberikan wadah untuk berdonasi.

“Selain untuk memberikan wadah berdonasi, dengan kegiatan ini juga bagian dari upaya kita untuk membantu pengembangan atlet khususnya atlet futsal yang ada di Rejang Lebong ini,” sampai Hendra.



Dijelaskan Hendra, dalam kegiatan tersebut panitia menetapkan biaya pendaftaran untuk kategori instansi sebesar Rp 500 ribu per tim dan untuk kategori umum sebesar Rp 300 ribu per tim. Karena kegiatan tersebut adalah kegiatan amal, sehingga pemenang tidak akan mendapatkan uang pembinaan, namun panitia telah menyiapkan tropi bagi para pemenang. “Karena ini merupakan kegiatan sosial, dan uang yang masuk untuk donasi, sehinga pemenang hanya kita siapkan tropi, serta seluruh pemain akan mendapatkan piagam sebagai peserta yang mengikuti ajang ini,” demikian Hendra. (251)