64,8% Anak Bengkulu Selatan Divaksin MR

M Redhwan Arif S Sos MPH
foto: M Redhwan Arif SSos MPH

KOTA MANNA, Bengkulu Ekspress – Meskipun ada penolakan daerah lain terhadap vaksin Measles Rubella (MR), bahkan Majelis Ulama Indonesia (MUI) sudah mengeluarkan fatwa vaksin MR haram karena mengandung babi, di Bengkulu Selatan (BS) pelaksanaan imunisasi MR tergolong sukses. “Hingga saat ini sudah 64,8 persen anak kami beri vaksin MR,” kata kepala Dinas Kesehatan Bengkulu Selatan, M Redhwan Arif S Sos MPH.

Redhwan mengatakan, jumlah anak usia 9 bulan hingga 15 tahun yang menjadi sasaran vaksin MR ini sebanyak 41.400 anak. Sehingga, sampai akhir Agustus ini, sudah 26.827 anak Bengkulu Selatan sudah divaksin MR. Sehingga dirinya optimis pada akhir September nanti, anak-anak di Bengkulu Selatan yang divaksin MR bisa mencapai target sebagaimana yang diharapkan Plt Gubernur Bengkulu, Dr H Rohidin Mersyah MMA saat launching akhir Juli lalu.

“Kami optimis target tersebut tercapai, sebab waktu pelaksanaan vaksin masih 1 bulan lagi,” ujar Redhwan.

Redhwan menjelaskan, pelaksanaan vaksin selama ini digelar di sekolah-sekolah mulai dari Paud hingga SMP sederajat. Selain itu juga di gelar di Puskesmas dan Posyandu-Posyandu dalam wilayah Bengkulu Selatan. Oleh karena itu, Redhwan mengimbau para orang tua yang anaknya belum divaksin MR dapat mendatangi puskesmas atau Posyandu terdekat. Sehingga petugasnya dapat memvaksinnya.

“ Petugas kami siap memberikan vaksi MR secara gratis, jika ada yang belum hubungi petugas kami dan kami siap memberikan pelayanan semaksimal mungkin,” demikian Redhwan. (369)