60% CJH BU Berusia Lanjut

18 Orang Penyakit Risiko Tinggi

ARGA MAKMUR, BE – Sebanyak 150 orang CJH Bengkulu Utara yang akan berangkat ibadah haji tahun ini, 60% diantaranya berusia lanjut. Sekitar 18 orang CJH mengalami risiko tinggi dikarenakan penyakit yang dideritanya. Kondisi ini menjadikan perhatian serius dari penyelenggara haji karena perlunya pengawasan maksimal terhadap CJH yang berusia lanjut dan mengidap penyakit risiko tinggi seperti jantung, tekanan darah tinggi dan penyakit berbahaya lainnya.
“Jumlah CJH yang berangkat tahun ini rata-rata berusia 50 tahun ke atas, ” ucap Kepala Kemenag BU, Drs H Mukhlisudin SH MA.

Berkaitan dengan CJH yang berusia lanjut dan termasuk risiko tinggi.  Kemenag BU mengimbau agar CJH yang masuk kategori tersebut bisa mempersiapkan hal-hal yang diperlukan. Seperti halnya obat-obatan yang biasa dikonsumsi dan obat-obatan lainnya. Dan yang paling penting adalah kondisi kesehatan CJH harus dijaga karena kondisi iklim dan cuaca di tanah suci berbeda dengan di tanah air. Faktor perbedaan iklim sering menjadikan kendala bagi CJH yang melaksanakan ibadah haji. Sehingga saat CJH tiba di tanah suci biasanya banyak yang terserang penyakit.
“Persiapan fisik dan mental harus dilakukan agar pelaksanaan ibadah haji berjalan dengan lancar,” ucapnya.

Sementara itu, kemarin siang ratusan koper milik CJH asal Bengkulu Utara dan Bengkulu Tengah dikumpulkan di Kemenag BU.  Pengumpulan koper yang berisi barang-barang bawaan CJH di tanah suci akan diberangkatkan terlebih dahulu sebelum CJH tiba di Arab Saudi.  Sedangkan untuk pelepasan CJH asal Bengkulu Utara akan dilaksanakan pada Minggu pagi besok sekitar pukul 07.30 WIB di Masjid Agung Kota Arga Makmur oleh kepala daerah.  “Agenda pelepasan CJH tidak akan berubah yang dilaksanakan Minggu pagi besok. Untuk CJH harus datang lebih awal karena akan dilakukan pendataan,” pungkas Mukhlisudin. (212)