6 Pendamping PKH Mundur

IRUL/Bengkulu EkspressMUNDUR: Para pendamping PKH yang mengundurkan diri lantaran lulus tes CPNS saat menyampaikan surat pernyataan ke Dinsos Kaur, Jum’at (15/3).

Lulus Tes CPNS

BINTUHAN, Bengkulu Ekspress – Sebanyak 6 pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) Kabupaten Kaur resmi mundur kemarin (15/3). Pernyataan pengunduran diri di atas materai ini mereka serahkan secara resmi ke Dinas Sosial (Dinsos) Kaur, Jumat (15/3).



“Ya ada 6 orang anggota PKH yang mundur, kami ingin fokus mengabdi sebagai ASN, kebetulan kami diberikan kepercayaan lulus tes tahun 2018 kemarin,” kata salah satu pendamping PKH, Novi Aprizal, pendamping PKH Kecamatan Kaur Tengah, kemarin (15/3).

Dikatakanya, pernyataan mundur itu tak ada paksaan, sebab pihaknya diminta memilih diantara dua pilihan. Tetap menjadi pendorong PKH atau mengambil pekerjaan sebagai ASN. Saat ini enam anggota PKH yang lulus tes CPNS itu bila tak ada perubahan jadwal dalam waktu dekat mulai mengabdi sebagai CPNS di Kabupaten Kaur. “Sengaja kami datang berbarengan menyerahkan pengunduran diri sekaligus pamitan dengan rekan-rekan lain serta pihak Dinsos,”terangnya.

Sementara itu, Kepala Dinsos Kaur, H Sidarmin Tetap MPd melalui Kabid Linjamsos Ilhamto SSos membenarkan pengunduran diri itu. Pengunduran ini mengacu kepada syarat untuk menjadi pendamping PKH tak boleh ada pekerjaan sampingan apalagi lulus CPNS. Terkait dengan pengunduran diri itu, pihaknya akan melayangkan surat secara resmi ke Dinsos Provinsi Bengkulu ditembuskan ke Kemensos intinya meminta penggantian dan juga penambahan.

“Nanti akan kita usulkan penggantian dan juga penambahan yang lama saja kurang belum ditambah ada yang mundur,” ujarnya.

Ditambahkannya, saat ini ada 30 pendamping PKH di Kabupaten Kaur, akan tetapi lantaran ada yang mundur sebanyak 6 orang sehingga jumlahnya tinggal 26 orang lagi. Enam orang yang mundur itu terdiri dari 5 pendamping dan 1 operator. Terhitung mulai bulan ini mereka tak lagi bekerja sebagai pendamping. “Bulan depan mungkin gaji mereka tak lagi diterima, surat surat pernyataan mundur juga sudah kita siapkan untuk dikirim ke Bengkulu,” jelasnya.

Sebagaimana diketahui, enam pendamping yang mundur itu yakni Novi Afrizal pendamping PKH Kaur Tengah, Haryanto pendamping Kecamatan Luas, Opika Yulita Pendamping Kecamatan Maje, Nopita Pendamping untuk Kecamatan Semidang Gumay, Nurul Gusmiati pendamping untuk Kecamatan Tanjung Kemuning dan terkahir Joko Purwanto Operator.(618)




    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*