6 Pejabat Provinsi Diberi Gelar Raja

1.LEBONG UTARA,BE – Seperti pada tahun sebelumnya setiap kali perayaan HUT Lebong, Badan Musyawarah Adat (BMA) Kabupaten Lebong selalu memberikan gelar raja kepada tokoh dari Lebong dan luar Lebong.  Pada HUT Lebong ke-10 kali ini, gelar raja itu pun kembali diberikan kepada 6 tokoh dari Lebong dan Luar Lebong. Penganugerahan gelar raja ini dilakukan melalui prosesi adat di lapangan Hatta Kampung Muara Aman. Untuk warga Lebong yang dianugrahi gelar, ketua presedium pemekaran Lebong H Syahili BA, yang di beri gelar Rajo Mawang. Sedangkan Pejabat Provinsi yang di anugrahi gelar yakni Wakil Gubernur Sultan B Najamudin dianugrahi gelar Rajo Anom II. Penganugerahan gelar ini dilakukan langsung oleh Bupati Lebong H Rosjonsyah SIP MSi yang juga merupakan Rajo Karang Nio.
“Pemberian gelar adat ini telah melalui urun rembuk bersama tokoh masyarakat, tokoh adat dan seluruh perwakilan BMA se Kecamatan,” jelas Rajo Karang Nio yang merupakan Bupati Lebong H Rosjonsyah SIP MSi saat pemberian gelar rajo tersebut.
Selain itu, ada juga pejabat lain yang di anugrahi gelar raja. Mereka antara lain  Kapolda Bengkulu Brigjen Drs Tatang Somantri MH yang diberi gelar Rajo Depati Ajai Daulat III, Danrem 041 Kodam II Sriwijaya Kol Inf Achmad Sudarsono SIP diberi gelar Rajo Depati Demung Gicing III, Kepala Kejaksaan Tinggi Bengkulu H Chanifuddin SH di beri gelar Rajo Depati Serapang Mas III, Ketua Pengadilan Tinggi Bengkulu H Husni Rizal SH diberi gelar Rajo Depati Payung Negerai III. Komandan Lanal Bengkulu Letkol Laut (P) Horas Wijaya Sinaga SE diberi gelar Rajo Jenghai. Sedangkan Kepala Badan Narkotika Nasional Bengkulu Kombes Pol Djoko Marjatno SE SStMK SH dianugrahi Gelar Rajo Maqdum dan H Andi Samsudin Arsyat Warga Masyarakat Kalimantan di anugrahi Gelar Rajo Riyea.
”Hasil musyawarah dan perdebatan yang amat panjang, kami telah menyepakati untuk pemberian gelar rajo kepada 6 pejabat Provinsi Bengkulu ini,” jelas Rajo Karang Nio yang merupakan Bupati Lebong H Rosjonsyah SIP MSi saat pemberian gelar rajo tersebut.
Dikatakan Rajo Karang Nio, dengan diberikannya gelar raja tersebut diharapkan para pejabat FKPD Provinsi Bengkulu tersebut bisa selau ingat dengan masyarakatnya yakni masyarakat Kabupaten Lebong.
“Pejabat Provinsi Bengkulu ini sudah kita berikan gelar rajo dihadapan ratusan masyarakat Kabupaten Lebong, mudah-mudahan kedepan mereka yang telah diberikan gelar rajo ini dapat menjabat sebagai pejabat di pemerintah RI, seperti Kapolda nanti bisa jadi Kapolri, Kejati bisa jadi Kejagung. Kita berharap agar mereka yang telah kita berikan gelar rajo untuk selalu ingat dengan masyarakat di Kabupaten Lebong ini. Karena mereka telah bersumpah setio sejanjai di hadapan masyarakat Lebong,” kata Bupati.
Wakil Gubernur Bengkulu Sultan B Najamudin yang di anugrahi Gelar Rajo Anom II dalam sambutannya mengatakan, gelar yang sudah di berikan BMA Lebong bentuk penghargaan  bernilai historis. Ia juga berjanji mejaga kepercayaan masyrakat Lebong dan berupaya meningkatkan pembanguan di wilayah Lebong.
“Saya berharap kepada seluruh masyarakat untuk selalu berpegang teguh dan menjunjung tinggi adat istiadat ini seperti Lebong yang selalu memegang teguh adat istiadat. Lebong Boleh maju tetapi adat istiadat yang telah diwariskan turun temurun harus tetap dijunjung tinggi,” ucap Rajo Anom.(777)