6 Pejabat Eselon II Diparkir

ARY/Bengkulu Ekspress
Wakil Bupati Rejang Lebong saat melantik dan mengambil sumpah jabatan pejabat struktural di lingkungan Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong, Selasa (8/10) kemarin.

CURUP, Bengkulu Ekspress– Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong Selasa (8/10) siang menggelar mutasi jabatan struktural di lingkungan Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong. Dalam pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan yang dipimpin Wakil Bupati Rejang Lebong H Iqbal Bastari SPd MM tersebut, enam pejabat eselon II di Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong diparkir atau nonjob.

Keenam pejabat eselon II yang nonjob tersebut adalah Taman SP yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan kini menjabat sebagai Pelaksana pada Dinas Ketahanan Pangan (DKP). Selanjutnya Benny Irawan SE MM yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, UKM dan Perindustrian saat menjabat sebagai pelaksana pada bagian administrasi umum Setdakab Rejang Lebong yang diperbantukan di staf Sekda.

Selanjutnya ada Gunawan Firmansyah SSos yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Dinas Perhubungan kini menjadi staf pada bagian administrasi umum, lalu Drs H Edi Ansori yang sebelumnya merupakan staf ahli bupati bidang ekonomi dan pembangunan kini menjabat sebagai pelaksana pada Dinas Pemadam Kebakaran, lalu Heny Kurniati SE MM yang sebelumnya menjabat sebagai staf ahli bupati, kini menjabat sebagai pelaksana pada Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil dan terakhir adalah Rahmandani SSos yang sebelumnya menjabat Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah kini hanya sebagai pelaksana pada Dinas Pariwisata.

Tak hanya ada enam pejabat eselon II yang nonjob, ada dua pejabat eselon II yang dimutasi yaitu Dwi Purnamasari SSos MM yang sebelumnya Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Rejang Lebong saat ini menjabat sebagai Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, UKM dan Perindustrian. Kemudian satu lagi Zulkarnain SE yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu saat ini menjabat sebagai staf ahli bupati bidan perekonomian dan pembangunan.

Selain adanya rotasi di jabatan eselon II, dalam pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan kemarin juga terjadi pergeseran di sejumlah jabatan eselon III dan IV yang ada di Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong seperti Zulkarnain yang sebelumnya menjabat sebagai Lurah Banyumas kini menjabat sebagai Camat Curup Tengah, Wuwun Mirza dilantik sebagai Sekretaris Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD), lalu Zulkarnain sebagai Sekretaris Bappeda, Decki Eka Putra yang sebelumnya menjabat Camat Curup Tengah dilantik menjadi Kabag Humas dan Protokol Setdakab menggantikan Feri Najamudin yang kini menjabat sebagai Kabag Hukum dan Persidangan Sekretariat DPRD Rejang Lebong.

Dalam sambutannya seusai melantik para pejabat, Wakil Bupati Rejang Lebong H Iqbal Bastari SPd MM mengungkapkan bahwa mutasi dan promosi jabatan yang dilakukan ini sudah melalui tahapan penilaian dan melihat pada hasil seleksi jabatan beberapa waktu lalu. Dengan mempertimbangkan dan melihat kebutuhan personil di pemerintahan. Karena apabila tidak diisi dengan SDM yang kompeten, profesional dan loyal tentu tidak akan memberikan hasil yang maksimal.

“Saya kepada para pejabat yang baru dilantik untuk segera menyesuaikan dengan tempatnya yang baru,” paparnya.
Dengan adanya enam pejabat eselon II yang nonjob, maka saat ini jumlah jabatan eselon II yang nonjob di Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong kembali bertambah, beberapa jabatan eselon II yang saat ini kosong seperti Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumberdaya Manusia, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Daerah, Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa dan Kepala DP3A PPKB.

Sementara itu, Plt. Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Rejang Lebong, M Andhy Afriyanto menambahkan, terkait kekosongan jabatan eselon II disejumlah OPD saat ini, pihaknya akan menindaklanjuti sesuai prosedur, yakni akan dilaporkan ke Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) sesuai dengan pelaksanaan tugasnya. “Untuk pelaksanaan JPT kita kita menunggu restu dari KASN, sesuai dengan prosedur yang berlaku,” terang Andhy. (251)



    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*