59 Orang Derita DBD

Ujang
foto: Ujang Ismail

ARGA MAKMUR, Bengkulu Ekspress – Kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kabupaten Bengkulu Utara (BU) masih cukup tinggi. Hal tersebut bisa dilihat dari data Dinas Kesehatan (Dinkes) Bengkulu Utara yang mencatat sebanyak 59 penderita DBD sampai bulan Agustus 2018. Jumlah tersebut tersebar di 4 kecamatan, yakni Kecamatan Arga Makmur, Giri Mulya, Padang Jaya dan Kerkap. Hal tersebut dikatakan Kabid Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Dinkes Bengkulu Utara, Ujang Ismail.

“Tercatat ada 59 penderita DBD tersebar di 4 kecamatan,” terang Ujang.

Berkaitan dengan angka penderita yang cukup tinggi tersebut, ada beberapa faktor penyebabnya. Salah satunya adalah kasus DBD kiriman, artinya warga Bengkulu Utara yang tinggal di luar Bengkulu Utara kembali ke Bengkulu Utara membawa DBD. Terkait pencegahan, Dinkes Bengkulu Utara sudah melakukan fogging di sejumlah titik rawan sarang nyamuk.

Hanya saja menurut Ujang, fogging tidak bisa mengentikan seluruhnya nyamuk. Fogging hanya membunuh nyamuk dewasa, sementara telur nyamuk masih tetap menetas. Sementara masyarakat banyak beranggapan jika sudah dilakukan fogging, maka penularan DBD berkurang.



“Selama ini masyarakat hanya mengandalkan fogging untuk mencegah DBD,” imbuh Ujang.

Jika hanya mengandalkan fogging, lanjutnya, maka tidak akan maksimal untuk mencegah DBD. Yang paling tepat adalah fogging harus disertai dengan penerapan 3M (menguras,menutup dan mengubur). Melakukan 3M juga harus tepat, jangan hanya menguras bak mandi atau tempat penampungan air, tetapi harus disertai menyikat untuk membasmi telur nyamuk yang menempel pada bak air.”Kebanyakan masyarakat kurang peduli membasmi sarang nyamuk. Jika hanya mengandalkan fogging saja, maka tidak akan maksimal pencegahannya,” pungkas Ujang.(167)