50 Gudang Bencana Digarap Ulang

tenda gudang thetrekkers 16BENGKULU,BE- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Bengkulu menargetkan pembangunan Gudang Bencana atau gudang logistik tanggap darurat bencana akan selesai pada akhir tahun ini. Kepala BPBD Provinsi Bengkulu Ir Kolendri menegaskan bahwa pihaknya akan berupaya hingga akhir tahun ini proyek mitigasi bencana yang sudah lama tertunda tersebut akan tuntas.
“Ditargetkan hingga akhir tahun ini, pembangunan akan segera diselesaikan sehingga pada tahun depan shelter dan gudang logistik sudah dapat dioperasikan sebagai fasilitas mitigasi (pengurangan risiko) bencana,” ujarnya.
Disebutkannya, selama ini proyek tersebut memang mengalami sejumlah kendala sehingga pembangunannya memakan waktu yang lama. “Karena kita ketahui bahwa pembangunan yang dilakukan di 10 titik tersebut menghadapi permasalahan yang berbeda-beda dan penanganan yang berbeda sehingga membutuhkan dukungan dari sejumlah pihak untuk merealisasikannya dalam waktu dekat,” lanjutnya.
Disebutkannya pula, dari beberapa daerah yang menjadi lokasi pembangungan, saat ini sudah ditemui sejumlah solusi percepatan pembangunannya. “Dan kita harapkan hingga akhir tahun ini pembangunannya dapat berjalan lancar, sehingga sejumlah bantuan untuk gudang logistik dapat kita salurkan dan kita tempatkan di shelter dan gudang logistik,” ujarnya.
Pembangunan shelter dan 50 gudang logistik di 10 kabupaten/kota sebelumnya mulai dibangun pada tahun 2011 menelan anggaran sebesar Rp. 25 miliar, namun dengan sejumlah persoalan yang mengiringinya termasuk kasus korupsi yang menyeret pejabat BPBD sebelumnya. Akhirnya membuat pembangungan sempat dihentikan.
Kolendri mengatakan pembangunan mulai dilanjutkan dengan dana sisa pembangunan sebelumnya yang sempat dibekukan terkait kasus korupsi sebelumnya. Meski sempat menghadapi sejumlah kendala kembali seperti pembebasan lahan dan nilai ganti rugi lahan warga, saat ini pembangunannya terus dilanjutkan dan justru diupayakan akan dipercepat penyelesaiannya.
“Jika gudang logistik telah dirampungkan nantinya, maka dalam tanggap darurat bencana nantinya Bengkulu akan memiliki fasilitas penampungan sementara untuk para pengungsi sebagai tempat hunian sementara yang aman serta mendapatkan distribusi logistik penanganan yang juga memadai dari sejumlah gudang logistik yang ada,” ujarnya. (100)