5 Persen ASN Bolos

SIDAK Sekda Kaur didampingi Asiten II, Kepala Inspektorat, Kasatpol PP, BKD dan PSDM Wabup saat melakukan sidak langsung ke kantor BPBD Kaur, Kamis (216 (2)
IRUL/Bengkulu Ekspress
SIDAK: Sekda Kaur didampingi Asiten II, Kepala Inspektorat, Kasatpol PP, BKD dan PSDM saat melakukan Sidak langsung ke kantor BPBD Kaur, Kamis (21/6).

BINTUHAN, Bengkulu Ekspress– Sekertaris Daerah (Sekda) Kaur, H Nandar Munadi SSos MSi bersama Asisten II, Kepala Inspektorat, Kepala BKD PSDM dan Kasat Pol PP melakukan inspeksi mendadak (Sidak) dengan mendatangi sejumlah kantor organisasi perangkat daerah (OPD), Kamis (21/6). Hal ini dilakukan untuk memantau kehadiran dan pelayanan para aparatur sipil negara (ASN) pada hari pertama kerja usai libur lebaran. Hasilnya ditemukan ada sekitar lima persen ASN bolos ngantor pada hari pertama kerja.

“Berdasarkan absensi, setiap OPD dan hasil Sidak kita tadi pagi (kemarin) kehadiran pegawai di lingkungan Pemkab Kaur ada sekitar 95 persen,” kata Sekda saat ditemui Bengkulu Ekspress, usai Sidak di beberapa kantor kemarin (21/6).

Dikatakan Sekda, dalam Sidak ini pihaknya masih menemukan ASN dan Pegawai Tidak Tetap (PTT) yang diketahui tidak masuk kerja alias bolos atau mangkir bekerja dihari pertama ini. Kepada pegawai yang tidak hadir, Sekda mengultimatum akan memberikan sanksi, sesuai dengan alasan ketidakhadiran masing-masing.

“Ya nanti untuk para pengawai yang nambah libur itu akan kita berikan sanksi sesuai dengan aturan yang berlaku,” tegasnya.

Dari hasil pengamatan Bengkulu Ekspress kemarin, Sidak yang dimulai pukul 08.00 WIB terlihat sejumlah bangku kosong menghiasi ruangan. Juga beberapa perangkat pekerjaan seperti komputer yang masih belum menyala. Dalam Sidak itu juga Sekda memberikan motivasi kepada seluruh pegawai agar meningkatkan kinerjanya sesuai tugas pokok dan fungsinya masing-masing.“Untuk ASN yang belum masuk hari pertama kerja ini sudah kita data di masing-masing OPD,” terangnya

Ditambahkan Sekda, agar ASN di seluruh Kabupaten Kaur segera kembali meningkatkan motivasi kerja. Sebab dengan semangat Idul Fitri, kinerja juga harus diperbaiki. Dirinya mengingatkan bekerjalah dengan hati, tidak hanya karena melaksanakan kewajiban semata. “Saya berharap setelah suci ini kinerja kembali ditingkatkan dan memberi pelayanan kepada masyarakat lebih baik lagi,” harapnya. (618)