5 Jam Diguyur Hujan, Lebong Banjir

LEBONG UTARA, BE – Akibat sampah, saluran air atau gorong-gorong tersumbat dan air menggenangi badan jalan di Desa Kampung Terendam Pasar MuaraAman serta beberapa rumah warga. Arus lalu lintas pun sempat tersendat akibat genangan air tersebut.

Genangan air tersebut akibat hujan deras yang mengguyur Kabupaten Lebong pada Minggu (21/10) kemarin selama kurang lebih 5 jam. Berdasarkan pantauan wartawan di lapangan, beberapa warga terpaksa terjun langsung ke gorong-gorong yang terletak di pinggir jalan Desa Kampung Terendam untuk mengeluarkan sampah-sampah yang menyumbat di gorong-gorong tersebut.

“Banyak sekali sampah yang dibuang di gorong-gorong ini. Akibatnya, air meluap. Ini kembali ke masyarakat sekitar, bila terus membuang sampah di gorong-gorong atau selokan, ya begini akibatnya.  Semoga dengan kejadian ini warga dan kita semua belajar bahwa membuang sampah sembarangan akan sangat merugikan,” ujar Wawan seorang warga yang berusaha mengeluarkan sampah dari dalam gorong-gorong.

Akibat genangan air setinggi sekitar 30 Cm tersebut, banyak kendaraan roda dua yang mencoba menerobos genangan air tersebut mati dan macet akibat busi pada mesin motor tersebut masuk air. “Tadi mau nekat nerobos air itu, dak taunya malah mati motor saya.  Mungkin karena businya terkena air.

Sebab air yang tergenang lumayan tinggi,” kata Zulkifli pengendara motor yang terlihat sambil mengengkol motornya yang mati akibat mencoba menerobos genangan air tersebut.

Selain itu, kata warga sekitar kejadian banjir tersebut bukan hanya sekali ini terjadi, hal tersebut terjadi hampir setiap kali hujan deras melanda Lebong. Sebab kondisi meluapnya air dari gorong-gorong tersebut, selain akibat sampah juga karena saluran pembuangan ke arah Sungai Amen tersumbat pasca dibangunnya bronjong atau tanggul penahan banjir sepanjang sungai amen tersebut.

“Ya selain itu, kondisi desa kita ini juga rendah, sehingga kapan hujan deras, ya seperti inilah kondisi jalan menjadi tergenang akibat gorong-gorong menuju sungai amen itu tersumbat, jadi sejak Sabtu kemarin kapan hujan deras pasti jalan ini tergenang air seperti ini,”  ucap Man Dalil Pemilik Toko di Desa tersebut.(777)