49 Wartawan Ujian Kompetensi

 pwi
BENGKULU, BE – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) akan menggelar Uji Kompetensi Wartawan (UKW) di Aula Balai Pelatihan Kesehatan (Bapelkes) Provinsi Bengkulu. Pembukaan akan dimulai Pukul 13.00 WIB hari ini, dikuti oleh 49 peserta UKW yang berasal dari berbagai media, baik cetak maupun elektronik di Provinsi Bengkulu.

Ketua PWI Cabang Bengkulu, Zacky Antoni SH MH mengatkan UKW ini nantinya akan melakukan pengujian kepada wartawan. Dimana kemampuan wartawan akan diukur dan diuji untuk melihat kompetensinya sebagai wartawan.

“Insya Allah, pembukaanya akan kita laksanakan besok (hari ini,red) di Aula Bapelkes,” terang Zacky kepada BE, kemarin.

Dijelaskannya, UKW yang baru perdana dilakukan dalam kepengurusannya ini, akan dihadiri oleh beberapa pejabat di lingkungan Pemerintah provinsi (Pemprov) Bengkulu. Seperti Gubernur Bengkulu, Dr H Ridwan Mukti MH dan beberapa pejabat lainnya.

“Rencana kita gubernur akan hadir, tapi informasi terakhir gubernur masih melakukan Munas Partai Golkar di Bali. Kalaupun tidak hadir nanti akan diwakilkan,” ungkapnya.

Bukan hanya itu, UKW ini juga akan dihadiri langsung oleh 8 orang pengurus PWI pusat. Dimana 7 dari 8 orang pengurus PWI ini akan menjadi penguji bagi peserta UKW.

“1 orang dari PWI pusat sudah datang hari ini (kemarin,red). Kemudian untuk 7 orang pengurus PWI akan hadir besok (hari ini,red),” tambah Zacky.

Lanjutnya, dari 49 orang wartawan ini terbagi menjadi 35 orang wartawan Muda dan 14 orang wartawan senior. Dimana dari 35 wartawan muda ini akan dibagi menjadi 5 kelompok. Serta 14 orang wartawan senior juga akan dilakukan pembagian kelompok.

“Masing-masing kelompok nantinya akan didampingi 1 orang penguji dan terbagi menjadi 5 kelompok,” terangnya.

Zacky juga menegaskan, UKW ini nantinya diharapkan akan serius diikuti oleh perserta wartawan. Karena UKW ini merupakan hal wajib untuk dilakukan setiap wartawan Indonesia, sesuai dengan undang-undang. Sehingga ketika telah lulus UKW, wartawan itu akan mendapatkan kartu UKW dan diakui oleh Dewan Pers.

“Kalau sudah diakui oleh Dewan Pers dengan dibuktikan oleh Kartu UKW, maka wartawan itu bukan wartawan sembarangan lagi,” tegas Zacky.

Meski baru perdana dilakukan dalam kepengurusannya, Zacky optimis UKW itu akan dilakukan dalam 1 tahun sekali. Karena wartawan di Bengkulu masih banyak belum mengikuti UKW.

“Ke depan 1 tahun sekali akan kita selenggaran. Hal ini juga akan meningkatkan kualitas wartawan itu sendiri,” pungkasnya. (151)