429 Hewan Disembelih di Kaur

POTONG: Keluarga besar Kantor Kemenag Kaur saat melakukan pemotongan hewan kurban di halaman kantor Kemenag Kaur, Rabu (21/7).

BINTUHAN, bengkuluekspress.com – Jumlah hewan kurban di Kabupaten Kaur tahun 1442H/2021 M mengalami penurunan, jika dibandingkan tahun sebelumnya. Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Kaur, mendata total pemotongan hewan kurban pada perayaan hari raya Idul Adha tahun ini hanya 429 ekor.

“Untuk total kurban tahun ini ada 429 hewan yang disembelih. Jumlah ini memang turun dari tahun sebelumnya yang mencapai 548 hewan kurban,” kata Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kaur, Mansyahri SAg MHI melalui Kasi Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam Drs. Herli Suheri, Rabu (21/7).

Dikatakan Herli, sebanyak 429 ekor hewan kurban tersebut terdiri dari 167 ekor sapi, 18 ekor kerbau dan kambing 244 ekor yang tersebar di 15 Kecamatan Kabupaten Kaur. Data ini berdasarkan laporan Kantor Urusan Agama (KUA) tersebut bukan angka mutlak. Sebab, beberapa instansi, desa, kantor, hingga masyarakat perorangan ada juga yang melakukan pemotongan hewan kurban di rumah pribadi. Dengan begitu, angka hewan hingga yang melaksanakan kurban bisa saja bertambah.

“Berdasarkan data paling banyak itu di Kecamatan Tanjung Kemuning, Nasal dan Kaur Selatan yang mencapai 50 ekor lebih. Data ini kita diambil dari KUA se-Kabupaten Kaur,” ujarnya.

Ditambahkannya, meskipun masih dilanda wabah Covid-19 ini. Namun masih banyak masyarakat Kaur yang berkurban tahun 2021 ini. Hal ini faktornya mulai aktifnya organisasi dimasyarakat mengelola kurban. Juga dalam pelaksanaan pemotongan hewan kurban ini dilakukan sesuai protokol kesehatan (Prokes) Covid-19.

“Walalupun kita masih suasana Covid-19 jumlah kurban ini tidak terlalu jauh dari tahun lalu. Ini menunjukan kesadaran masyarakat untuk berkurban meningkat. Mudah-mudahan tahun yang akan datang jumlah kurban lebih meningkat lagi dan wabah Covid-19 ini segera berakhir,” harapnya. (618)







    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*