Pasien Covid-19 di RSMY Dipindahkan ke Ruang Isolasi Baru

Foto IST/ BE – Data Nasional per hari ini, Selasa (21/4) mengatakan, 4 tambahan pasien positif Corona Virus atau Covid-19 di Provinsi Bengkulu. Berdasarkan data tersebut, hari ini jumlah pasien positif covid-19 menjadi 8 orang. Saat Bengkuluekspress.com, masih menunggu rilis resmi dari tim gugus covid-19 Bengkulu.

BENGKULU, bengkuluekspress.com – Pihak Rumah Sakit Umum Daerah M. Yunus (RSMY) Bengkulu memindahkan dua orang pasien dengan pengawasan (PDP) Covid-19 ke ruang isolasi baru, yang berada di lantai dasar gedung instalasi rawat inap Fatmawati. Hal itu diungkapkan Direktur Utama RSMY Bengkulu dr. Zulkimaulub Ritonga Sp. An, Selasa (21/4).

“Untuk ruangan sudah siap, kami akan segera memindahkan pasien Covid-19,” ujar Zulkimaulub, Selasa (21/4).

Dikatakan Zulki, sebelumnya RSMY memiliki dua ruangan isolasi yang berada di ruang Flamboyan dengan masing-masing kamar dengan kapasitas 4 kamar tidur. Sedangkan, ruang isolasi baru ini memiliki 11 kamar dan bisa menampung sebanyak 22 pasien. Masing-masing kamar terdapat dua tempat tidur.

Ruang isolasi baru ini dilengkapi dengan peralatan yang sesuai standar penanganan pasien COVID-19 seperti ventilator atau alat bantu pernapasan.

Zulki menjelaskan, pemindahan pasien Civid-19 karena ruang isolasi yang lama dinilai kurang representatif baik untuk pasien dan juga untuk keselamatan tenaga medis yang menangani pasien. Selain itu, ruang isolasi baru ini juga menyediakan fasilitas ruang persalinan khusus untuk pasien COVID-19 dan ruang untuk merawat bayi.

“Sekarang ini ada 11 kamar yang mampu menampung 22 pasien. Dari 11 kamar itu dua diantaranya khusus ruang bersalin dan ruang perawatan bayi, fasilitasnya juga lengkap ada inkubator maupun alat bantu pernafasan ventilator,” katanya.

Sementara itu Kepala Ruangan Perawatan Isolasi di ruang Fatmawati, Desi Asmita menjelaskan, perawatan isolasi ditangani oleh Tim Gerak Cepat yang terdiri dari dokter penanggungjawab pasien dan perawat berjumlah 17 orang yang bertugas dengan sistem bergantian.

“Untuk dokter penanggungjawab pasien covid-19 itu sesuai dokter spesialis yang menangani pasien covid-19,” tutupnya.(HBN)