40 Rekening Sertifikasi Guru Mati

BENGKULU, BE – Pencairan tunjangan sertifikasi tahap ke 3 kepada sebanyak 1.474  guru di Kota Bengkulu mengalami sedikit kendala. Sebanyak 40 orang guru hingga saat ini belum bisa menikmati tunjangan tersebut. Karena rekening tabungan para guru tersebut, sebagai media pentransferan tunjangan tersebut sudah mati alias tak bisa dilakukan transaksi lagi. Untuk itu, diingatkan bagi guru yang hingga saat ini merasa belum menerima tunjangan sertifikasi itu segera melapor ke bagian keuangan Dispendik.

“Ya ada 40 rekening guru sudah mati. Jadi Silahkan datang ke Dispendik, apabila hingga saat ini tunjangannya belum ada direkening,” jelas Kasubag Keuangan Dispendik Kota Bengkulu, Sohidah SE.

Dengan laporan guru ke Dispendik koordinasi ke Bank Bengkulu segera dapat dilakukan. Sehingga hak guru itu bisa secepatnya ditransferkan. Berdasarkan pengalaman tahun lalu, tak tertransfernya tunjangan sertifikasi dikarenakan beberapa faktor, yang paling sering terjadi rekening guru itu sudah mati.
Disisi lain, Sohida mengatakan untuk pencairan sertifikasi ditriwulan ke 4 mendatang akan terjadi pengurangan jumlah dana yang dicairkan. Karena anggaran dana yang sudah dikirim oleh Departemen keuangan belum termasuk kekurangan tunjangan sertifikasi ditahun lalu. Akibatnya, tunjangan untuk tahun 2012 kembali mengalami kekurangan 1 bulan.

Sementara itu, salah seorang Guru SD yang enggan disebutkan namanya mengatakan hingga saat ini belum menerima tunjangan tersebut. Padahal, rekan sesama gurunya sudah mendapatkan tunjangan yang jumlahnya 1 kali gaji pokok guru itu. “Saya akan datang ke Dispendik untuk mempertanyakan hal ini,” ungkapnya. (128)