40 Orang Umat di Kepahiang Ikuti Kegiatan Moderasi Lembaga Keagamaan Buddha

Doni/BE
Penyelenggaran Bimas Buddha Kanwil Kemenag Provinsi Bengkulu, Warlan membuka kegiatan keagamaan Buddha Kabupaten Kepahiang.

KEPAHIANG,bengkuluekspress.com– Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Kepahiang melaksanakan kegiatan fasilitasi moderasi lembaga keagamaan Buddha. Sebanyak 40 orang umat Buddha Kabupaten Kepahiang menjadi perserta dalam kegiatan Bidang Bimas Buddha Kemenag Kepahiang, Kamis pagi (22/4). Para peserta murupakan utusan lembaga keagaman Buddha yang berada diseluruh wilayah Kabupaten Kepahiang. Kegiatan Pembinaan Manajemen Lembaga Keagamaan Buddha bertujuan untuk meningkatkan peran serta pengurus lembaga agama dan keagamaan Buddha dalam pembinaan umat, meningkatkan pengelolaan lembaga yang berkualitas dan akuntabel serta meningkatkan pemahaman pengurus lembaga tentang prosedur pendaftaran lembaga dalam pengajuan bantuan.
“Kegiatan ini dilaksanakan selama satu hari dengan peserta adalah para pengurus lembaga agama dan keagamaan Buddha di Kabupaten Kepahiang sebanyak 40 orang,” ungkap Penyelenggara Buddha Kemenag Kepahiang, Nurhadi.

Pada kegiatan ini, penyelenggara menghadirkan narasumber dengan materi antara lain pentingnya moderasi beragama, prosedur pendaftaran lembaga agama dan keagamaan Buddha dalam proses pengajuan bantuan dan manajemen organisasi atau lembaga keagamaan Buddha. Dengan pengelolaan lembaga yang semakin profesional, maka lembaga akan semakin sehat karena ditangani oleh profesional dan masyarakat akan semakin percaya. Peserta yang merupakan pengurus lembaga agama dan keagamaan Buddha diingatkan agar selalu bersama-sama menggelorakan semangat moderasi beragama. Dengan moderasi beragama, umat beragama akan memiliki pemikiran yang moderat dan tidak terpapar radikalisme.
“Setiap agama dimuka bumi tidak ada yang mengajarkan keburukan, semuanya mengjarkan kebaikan. Jika ada umat salah satu agama melakukan pembunuhan mengataskan nama agama keyakinannya. Tentu itu bukan ajaran agamanya melalui orang bersangkutan gagal dalam memahami ajaran agama itu,” tegas Penyelenggaran Bimas Buddha Kanwil Kemenag Provinsi Bengkulu, Warlan SE MPd. (320/krn)

    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*