4 TPHD Belum Pengalaman

eziarah melakukan Tawaf (mengelililngi Kabah berlawanan dengan arah jarum jam tujuh kali ) di Masjidil Haram,  Mekah, Arab Saudi,  Jumat  (6/12). Sekitar 2-3 juta umat Islam dari seBINTUHAN, BE–  Pemkab Kaur melalui Bagian Kesra sudah menetapkan 5  Tim Pendamping Haji Daerah (TPHD) asal Kaur. TPHD tersebut  telah di SK-kan bupati  dengan nomor 586.A tahun 2012.   Mereka akan  mendampingi Calon Jemaah Haji (CJH) asal Kaur yang akan berangkat tahun 2013. Sehingga 5 orang tersebut siap menunggu keberangkatan Hhji tahun ini.

“Kita sudah mengusulkan lima orang TPHD tahun 2013 sejak tahun lalu, hal ini sudah disetujui oleh Bupati Kaur, bahwa tim TPHD yang ditunjuk memenuhi kriteria,” ujar Kabag Kesra KH Ahmad Yunizar SPd, kemarin.

Dikatakan Yunizar, bahwa nama lima orang sebagai TPHD 2013 yang sudah di Sk-kan yakni Kabag Kesra sendiri KH Ahmad Yunizar SPd,  Taslim Abadi Staf Kemenag Kaur, Bardi Pengurus Masjid Desa Muara Dua Kecamatan Nasal, Amran Warga Desa Talang Jawi Kecamatan Padang Guci Hilir dan satu petugas Kesehatan yakni dr Asep Deden Komara.

Saat ini mereka sudah dibayarkan uang pangkal haji sebesar Rp 25.100.000, sedangkan sisanya menunggu keputusan Kementrian Agama soal onkos Haji tahun 2013.”Semuanya 4 orang tersebut sudah memenuhi kreteria sebagai penadamping haji, selain itu juga nantinya akan diberikan bimbingan Haji bagi mereka khususnya TPHD,” jelasnya.

Dikatakanya, memang diakuinya 4 orang TPHD, kata Ahmad, belum pernah melakukan perjalanan haji, namun sesuai hasil seleksi mereka sudah siap fisik jasamani dan rohani, karena tugas pendamping haji ini diharapkan bisa memberikan pelayanan dan bimbingan bagi CJH  asal kaur nantinya. Makanya perekrutan tersebut didasari dengan kemauan dan kesanggupan mereka.

Jika mereka tidak sanggup maka akan diseleksi kembali. Namun akhirnya 5 orang tersebut sudah siap menjalankan amanah tersebut. “Ya semuanya tidak perlu diragukan mereka sudah siap lahir batin mereka tinggal menunggu jadwal keberangkatan saja. Selain dianggap mampu, juga orang yang ditunjuk dianggap berpengalaman persoalan haji, walaupun belum pernah pergi haji,” jelasnya.(823)