Empat SMK di Bengkulu Ikuti LKS Nasional

Dok/BE
Salah seorang siswa SMK (Sekolah Menengah Kejuruan) saat mengikutipelaksanaan Lomba Kompetensi Sains (LKS) tingkat nasional.

BENGKULU, BE – Dimasa pandemi Covid-19, proses pelaksanaan Lomba Kompetensi Sains (LKS) tingkat nasional berlangsung daring (dalam jaringan). Kegiatannya dilakukan dari rumah masing-masing siswa. Dari Provinsi Bengkulu, sedikitnya ada 24 sekolah ikut andil dalam kompetisi tersebut. Dengan bidang lomba yang berbeda-beda sesuai dengan kejuruannya.

“Harapan kita walau dimasa pandemi mereka tetap bisa berkarya dan bisa mengharumkan nama Provinsi Bengkulu,” Kepala Bidang Pembinaan SMK, Drs Buslan kepada BE Rabu (24/10).

Disisi lain, tiga siswa dari SMKN 5 Kota Bengkulu mengikuti Lomba Kompetensi Siswa (LKS) SMK tingkat nasional.

“Ada tiga siswa kita mengikuti LKS nasional, lomba dibidang Kria Kreatif Kayu dan Rotan, Kria Kreatif Batik dan Tekstil Bidang lomba (Teknik Tekstile), dan Desain Komunikasi Visual, ” ungkap Kepala SMKN 5 Kota Bengkulu Dra Rismaiti MPd.

Dari tiga mata lomba tersebut, Kria Kreatif Kayu dan Rotan Bidang lomba (Pembuatan Kabinet cabinet making) oleh Rahman Dwi Ferdiansyah, kemudian bidang Kria Kreatif Batik dan Tekstil Bidang lomba (Teknik Tekstile) diikuti Dina Nandriani dan Desain Komunikasi Visual Bidang lomba (Seni Lukis/Painting) diikuti Ananda Sholekha.
Berbeda dengan tahun sebelumnya, pelaksanaan kompetisi sains tahun ini mengangkat tema “Berkarya dari Rumah” Jadi tempat lomba LKS digelar di rumah masing-masing siswa. Sekolah tidak berhak memindahkan lokasi lomba. Begitu juga dengan peralatan yang digunakan. Siswa diberikan pinjaman perangkat dari sekolah yang cukup memadai, karena belum seluruh siswa memiliki perangkat yang standar.

“Perangkatnya ada yang disiapkan siswa. Ada juga dari sekolah. Siswa lebih leluasa dalam menggunakanya,” imbuhnya.

Karena masa lomba dimasa pandemi Covid-19,pelaksanaan lomba digelar secara daring sehingga telah dipersiapkan bagaimana siswa mengkomunikasikan pekerjaan dan guru pendamping melakukan home visit. Ia berharap dalam kompetisi virtual seperti ini, para peserta dapat mengaktualisasikan kemampuannya. Bisa mendapat penilaian terbaik dari juri dan bisa mengharumkan nama provinsi Bengkulu dikancah nasional. (247)

    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*