4 Satpol PP Diberhentikan

satpol pp
Foto : IST

BINTUHAN, Bengkulu Ekspress– Dinas Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP dan Damkar) Kabupaten Kaur kembali melakukan pemecatan atau pemberhentian kepada 4 tenaga kontrak anggota Satpol PP. Pemberhentian ini bukan tanpa alasan, karena sering melanggar aturan dan malas serta tidak disiplin. Sehingga pemberhentian, dianggap layak karena dinilai sudah melebihi batas kewajaran.

“Ya dari bulan Januari hingga Juli 2018 ini sudah ada empat anggota tenaga kontrak yang kita berhentikan karena melanggar disiplin. Pelanggaran mereka kerap tidak hadir menjalankan tugas piket,” kata Kepala Dinas Satpol PP dan Damkar Jon Harimol SSos didampingi Kabid Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat, Edwarman melalui Kasi Operasional Sulaiman Efendi SE, kemarin (19/7).

Dikatakannya, ia sebelumnya telah menyampaikan surat peringatan (SP) kepada masing-masing tenaga kontrak yang malas tersebut agar menjalankan tugas dengan baik. Namun hingga tiga kali surat disampaikan para tenaga kontrak ini tetap malas maka terpaksa diberhentikan. Dimana mereka jarang melaksanakan tugas piket baik di rumah bupati, Wabup, Sekda maupun Kantor Bupati. Bahkan, ada juga diantara mereka yang selalu beralasan jika memang ada jadwal piket memilih pulang lebih awal.

“Mereka kita pantau terus dimanapun piket, apakah di rumah sakit, rumah dinas dan OPD. Untuk sebelumnya anggota kita itu ada 169, tapi karena 4 sudah kita berhentikan tinggal 165 orang,” terangnya.

Ditambahkannya, sanksi pemberhantian dilakukan hanya terhadap anggota yang selalu mengulangi kesalahan. Contoh, sering datang terlambat, pulang cepat, kerja tidak maksimal, sering tidak masuk dan lainnya. Juga pihaknya tak menutup kemungkinan akan kembali melalukan pemberhentian kepada anggota honorer Satpol PP yang malas dan tidak disiplin. “Tidak menutup kemungkinan dalam bulan-bulan ini ada lagi anggota kita yang diberhentikan. Karena kalau malas dan tidak bisa dibina kita berhentikan, karena kita disini mencari orang yang mau kerja,” tandasnya.(618)