4 Ribu Vaksin Disiapkan Cegah Rabies

200 Hewan Sudah Disuntik

KOTA BINTUHAN,BE– Dalam rangka menjaga Kabupaten Kaur bebas rabies serta melindungi warga dari penyakit rabies, Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Kaur  melakukan vaksinasi terhadap 200 hewan untuk mengantisipasi penularan penyakit rabies.  Selain itu, Dinas Pertanian  juga  menyediakan  4 ribu  vaksin rabies, yang disediakan gratis untuk pemilik hewan piaraan.  “Penyuntikan vaksin itu  dilakukan terhadap hewan penyebar rabies (HPR) seperti anjing, kucing, dan kera.

Ratusan hewan tersebut kami vaksin dengan pelayanan jemput bola atau dari rumah ke rumah di 15 kecamatan ,” ujar Kepala Dinas Pertanian Ir Herwan melalui Plh Kabid Peternakan drh Rakhmat Fajar,  kemarin.

Dikatakan Rahmat, ratusan hewan tersebut sangat rentan terhadap penularan penyakit rabies ke manusia. Sehingga diberikan suntik vaksin rabes sesuai standar dari Dinas Pertanian. Suntik vaksin tersebut dilakukan minimal  satu tahun sekali. “Tujuannya memberikan kekebalan terhadap penyakit rabies kepada hewan pembawa  rabies. Vaksinasi ini juga untuk melindungi masyarakat terhadap hewan pembawa rabies,” katanya.

Saat pelayanan jemput bola itu dilakukan, lanjut Rahmat, pihaknya mengerahkan  petugas, yang terdiri dari, petugas pencatat, vaksinator, dan dokter hewan. Usai disuntik, petugas memberikan surat keterangan vaksinasi rabies, dan stiker vaksin anti rabies sebagai tanda bukti hewan itu sudah divaksin.

“Tahun ini kami targetkan 1000 hewan pembawa rabies yang akan divaksin rabies. Hewan yang paling bahaya dengan gigitannya adalah anjing dengan presentasi penularan penyakit rabies ke manusia sebesar 90 persen, sedangkan 10 persen sisanya dari kucing dan kera,” katanya.

Meski begitu, ditambahkanya, pihaknya masih menemui kesulitan saat melakukan penyuntikan vaksin rabies terhadap ribuan hewan-hean tersebut.

Seperti, pemilik hewan yang sulit ditemui, hewan yang sulit dikendalikan saat dilakukan penyuntikan dan rendahnya tingkat kesadaran pemilik hewan untuk memberikan vaksin terhadap hewan peliharaannya. “Jika ada anjing atau hewan pembawa rabies lainnya berkeliaran, warga bisa  melaporkannya kepada petugas untuk ditindaklanjuti,” jelasnya.(823)