4 Madrasah di RL Diusulkan Jadi Negeri

CURUP, bengkuluekspress.com – Kantor Kementerian Agama Rejang Lebong mengusulkan empat madrasah swasta di Rejang Lebong untuk menjadi negeri. Empat madrasah yang diusulkan tersebut mulai dari tingkat Ibtidaiyah atau setingkat SD hingga Aliyah setingkat SMA.

“Tahun ini ada empat madrasah swasta di Rejang Lebong ini yang akan kita usulkan menjadi negeri,” terang Kepala Kantor Kemenag Rejang Lebong, H Nopian Gustari SPdI, MPdI.

Empat madrasah swasta yang diusulkan untuk berubah status menjadi madrasah negeri tersebut adalah Madrasah Ibtidaiyah Swasta (MIS) Guppi yang ada di Desa Tasikmalaya Kecamatan Curup Utara. Kemudian Madrasah Tsanawiyah (MTs) Swasta Padang Ulak Tanding, selanjutnya Madrasah Aliyah Swasta (MAS) Baitul Makmur dan MA Swasta Filial Kecamatan Padang Ulak Tanding.

“Proses pengusulan alih status empat sekolah tersebut sudah sampai di Kanwil Kementerian Agama Bengkulu untuk selanjutnya diteruskan ke Kementerian Agama,” tambah Nopian.

Sementara itu, untuk persyaratannya sendiri, menurut Nopian sudah lengkap semua termasuk syarat utama yaitu penyerahan tanah dari yayasan ke Kemenag Rejang Lebong.

Ia berharap proses alih status empat madrasah tersebut berjalan dengan lancar dan bisa segera terealisasi. Karena menurutnya dengan beralih status tersebut, yang akan diuntungkan adalah madrasah itu sendiri, karena menurutnya nanti akan memiliki anggaran khusus dari Kementerian Agama, dimana menurutnya anggaran tersebut selama ini belum ada, karena masih berstatus swasta meskipun sudah mendapat dana BOS, namun ada sejumlah anggaran lain yang biasa diterima madrasah negeri dan tidak diterima madrasah swasta.

“Selain itu, alih status ini juga diharapkan untuk menjawab tingginya animo masyarakat untuk bersekolah ke madrasah, karena dalam beberapa tahun terakhir animo masyarakat untuk menuntut ilmu di madrasah di Rejang Lebong ini cukup tinggi,” paparnya.

Sementara itu, untuk jumlah madrasah negeri di Rejang Lebong sendiri, menurut Nopian saat ini tujuh yaitu empat MIN, 1 MTs Negeri dan 1 MAN. Sedangkan untuk madrasah swasta sendiri ada 19 dengan rincian 8 MIS, 7 MTs S dan 4 MAS.

Sementara itu, untuk pelaksanaan kegiatan belajar mengajar di madrasah yang ada di Kabupaten Rejang Lebong. Menurut Nopian saat ini seluruh madrasah di Rejang Lebong melaksanakan KBM tatap muka.

“Saat ini KBM tatap muka kita tetap laksanakan, tentunya dengan tetap menerapkan protokol kesehatan,” paparnya.

Dalam melaksanakan KBM tatap muka tersebut, Kementerian Agama tidak membatasi jumlah siswa yang masuk, namun mereka hanya mengurangi jam belajar saja, yaitu sebelum pukul 12.00 WIB seluruh siswa sudah pulang. (251)

    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*