4 Hari, 2 Nelayan Belum Ditemukan

Bupati dan Wabup Kunjungi Rumah Duka

MAJE, Bengkulu Ekspress – Pencarian terhadap dua nelayan Desa Sulawangi Kecamatan Tajung Kemuning bernama Winarno (30) dan Tata (40) yang dilaporkan hilang di perairan Sulawangi Kamis (11/1), belum membuahkan hasil. Hingga Minggu (14/1) kemarin, proses pencarian masih terus berlanjut. Memasuki hari keempat pencarian, tim gabungan yang terdiri dari Basarnas dibantu BPBD Kaur, TNI, Polri, dan ditambah nelayan setempat, kembali melakukan penyisiran ke lokasi kejadian. Bahkan pihak keluarga juga terlihat turut membantu upaya pencarian dengan melibatkan orang pintar.

“Pencarian terus dilakukan oleh warga dan tim SAR, ditambah dengan orang pintar untuk memberikan tanda-tanda keberadaan kedua nelayan ini, tapi juga belum ditemukan,” kata Pinyo Haycancuah, kakak dari Tata yang juga Kades Desa Sulawangi, kemarin (14/1).

Dikatakan Kades, tim gabungan ini merasa sangat kesulitan dalam melakukan pencarian kedua nelayan itu. Hal ini lantaran arus pantai yang cukup deras membuat pencarian terhambat. Bahkan beberapa nelayan juga sudah melakukan penyelaman di lokasi kejadian tenggelamnya dua nelayan itu. Karena kemungkinan korban tenggelam di perairan tersebut. Namun sayang, hingga berita ini diturunkan, korban juga belum ditemukan tim. “Pencarian ini merupakan hari empat, dan hasilnya baru ditemukan perahu keduanya, mudah-mudahan korban dapat segera ditemukan,” ujarnya.

Kepala BPBD Kaur, Muljunias, ST, yang terus melakukan pencarian terhadap kedua nelayan itu mengatakan, kini pihaknya telah mendirikan posko pencarian korban yang bertempat di sekitar bibir pantai Sulawangi Kecamatan Tanjung Kemuning. Dimana posko itu akan tetap bertahan sampai beberapa hari kedepan. Sejumlah peralatan yang dimiliknya seperti perahu karet, pelampung dan lainnya dikerahkan. Namun, kendala yang dihadapi tim adalah arus gelombang masih cukup tinggi.

“Semua kekuatan dan fasilitas yang ada sudah kita terjunkan. Tapi hingga saat ini belum juga membuahkan hasil, untuk pencarian akan terus kita lakukan, dan kendala kita sekarang ini dicuaca inilah,” terangnya.

Sementara itu, Bupati Kaur, Gusril Fauzi, S.Sos, bersama Wakil Bupati Kaur, Hj. Yulis Suti Sutri didampingi beberapa Kepala OPD yang mendapatkan laporan adanya dua nelayan hilang tersebut, langsung turun ke lokasi untuk memantau pencarian nelayan tersebut. Bahkan Bupati juga langsung memberikan semangat kepada pihak keluarga dan juga bantuan terhadap korban yang tertimpa musibah itu. Bupati berharap kedua nelayan itu ditemukan dalam kondisi selamat.

“Harapan kita kedua nelayan ini ditemukan dalam kedaan sehat, dan juga untuk keluarga tetap sabar menunggu. Juga untuk anggota Basarnas, BPBD dan Polisi kita minta berupaya mencari keberadan kedua nelayan ini,” jelasnya.(618)