4 Desa Minta Listrik dan Jalan

KOTA BINTUHAN, BE– Sebanyak 12 tokoh masyarakat yang tergabung dalam Ulu Babat, yakni Desa Kepahyang, Tanjung Agung, Tanjung Dalam dan Babat. Mendatangi Komisi II DPRD Kaur meminta kepastian kapan dibangunnya jaringan listrik di 4 desa dan pembangunan jalan.

“Hingga 9 tahun Kaur berdiri belum ada sentuhan soal pembangunan jalan dan pemasangan Listrik, kami menagih janji,” kata Ketua rombongan Ulu Babat juga tokoh masyarakat Babat Drs Nata Irzam, kemarin.

Masyarakat meminta, pemerintah jangan mengobral janji kepada masyarakat bila tidak bisa menepatinya. Sebab, janji oktober sudah terealisasi ternyata hanya omong kosong.

  “Kedatangan kita kemarin mempertanyakan kapan mulainya desa kami punya sinar yang terang dan jalan yang mulus. Jangan hanya janji yang di iming-imingkan masyarakat,” ujar salah seorang warga, Nata.

Ia mengatakan sangat mendambakan pembangunan jalan, mengingat lokasi desa Tanjung Agung sudah dibuat transmigrasi. Disana sudah banyak mengahsilkan komiditi. Namun sayang jalan hanya lebar 3 meter dan sepanjang 7 KM belum mendapat perhatian pemerintah.

“Jadi panjang jaringan listrik itu sepanjang 7 KM sesuai dengan jalan yang minta dibangun 7 KM. Kemudian masyarakat disana sudah ada meteren listriknya. Namun belum ada jaringanya,” katanya.
Anggota Komisi II DPRD Kaur H Zulkifli H Jakfar SIP mengatakan, masyarakat 4 desa di Ulu Babat tidak usah khawatir.

Hal ini yang dikatakan komisi II bukanlah janji lagi, sesuai informasi dari Dishutbang ESDM Kaur bahwa akhir bulan ini pembangunan jaringan listrik Ulu Babat di 4 Desa Kecamatan Tetap, sudah dianggarkan senilai Rp. 150 juta.  “Saat ini proses perbaikan itu masih dalam proses lelang, kemudian akhir Oktober ini semuanya sudah selesai. Sehingga PLN sudah bisa memeberikan penerangan kepada warga,” jelasnya.

Sedangkan untuk pembangunan jalan, Kata Zulkifli, bahwa untuk pembangunan jalan sesuai program bupati rencanaya akan di anggarkan tahun 2013 senilai Rp 12 miliar. Kemudian jalan tersebut lebarnya tidak 3 meter tapi akan ditambah, kemudian panjangnya 7 KM ditambah berapa jembatan. “Anggaran itu sudah diusulakan pada tahun yang akan datang, pihaknya meminta kepada warga 4 desa untuk bersabar, semuanya masih dalam proses,” ungkapnya.(823)