4 Desa Kembangkan Embung

IST/Bengkulu Ekspress
Danau Suro Manggi di Desa Purwodadi merupakan salah satu embung di Kabupaten Rejang Lebong yang pembangunannya menggunakan dana desa.

CURUP, Bengkulu Ekspress– Hingga saat ini ada empat Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dari empat desa di Kabupaten Rejang Lebong yang telah mengembangkan embung atau tempat penampungan air. Hal tersebut disampaikan Plt Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Rejang Lebong, Achmed Chalid ST.Menurut Achmed, empat empung yang telah dikembangkan BUMDes tersebut tiga diantaranya ada di Kecamatan Barmani Ulu yaitu di Desa Purwodadi, Desa Sukarami dan Desa Kampung Sajad, sedangkan satu lagi ada di Kecamatan Kota Padang yaitu di Desa Derati.

“Keberadaan embung ini memiliki manfaat yang luas bagi masyarakat, selain untuk cadangan air, kemudian untuk mengaliri area pertanian juga bisa dijadikan sarana wisata hingga tembat budidaya ikan air tawar,” tambah Achmed.
Kehadiran embung yang pengembangannya dilakukan BUMDes setelah mendapat penyertaan dana yang bersumber dari dana desa tersebut, menurut Achmed sangat membantu masyarakat sekitar, terutama saat musim kemarau beberapa waktu lalu, dimana masyarakat banyak memanfaatkan embung untuk kebutuhan air terutama untuk mengaliri area pertanian.

“Salah satu embung yang selama ini sudah dikenal untuk wisata ada embung yang ada di Desa Purwodadi yang sudah dilengkapi fasilitas penunjang wisata seperti perahu,” papar Achmed.

Sementara itu, terkait dengan keberadaan BUMDes di Kabupaten Rejang Lebong sendiri, menurut Achmed sejak digulirkannya dana desa oleh pemerintah pusat, seluruh desa yaitu 122 desa di Kabupaten Rejang Lebong sudah memiliki BUMDes semua.Jenis usaha BUMDes yang ada di Kabupaten Rejang Lebong tersebut beragam mulai dari peternakan, penjualan sarana dan kebutuhan pertanian, pariwisata hingga penyediaan alat tarup.



“Memang seluruh desa yang ada di Kabupaten Rejang Lebong ini sudah memiliki BUMDes semua, hanya saja dalam beberapa tahun terakhir tidak semua desa kembali memberikan penyertaan kepada BUMDes nya,” terang Achmed.

Dijelaskan Achmed untuk tahun 2019 ini sendiri, hanya ada 30 desa dari 122 desa di Kabupaten Rejang Lebong yang memberikan penyertaan untuk BUMDes dengan nilai penyertaan modal dari 30 desa tersebut sebesar Rp 2,5 miliar.

Jumlah desa yang memberikan penyertaan modal ditahun 2019 ini lebih sedikit dibandingkan dengan tahun 2018 lalu, karena pada tahun 2018 lalu, jumlah desa yang memberikan penyertaan modal untuk BUMDes sebanyak 57 desa.(251)



    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*