4.876 Pemilih di Rejang Lebong Belum Miliki KTP-el

Ary/BE
Petugas saat menginput data hasil Coklit yang sudah dibersihkan ke Sidalih di aula KPU Rejang Lebong Senin (24/8).

CURUP, bengkulu ekspress.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Rejang Lebong menyebutkan pihaknya menemukan sebanyak 4.876 pemilih yang belum memiliki KTP-el. Dengan belum memiliki KTP-el tersebut maka menurutnya ke-4.876 warga Rejang Lebong tersebut belum dimasukkan sebagai pemilih pada Pilkada serentak 2020 di Kabupaten Rejang Lebong.
“Dalam pelaksanaan Coklit data pemilih kemarin kita menemukan sebanyak 4.876 warga Rejang Lebong yang belum memiliki KTP-el sehingga bisa bisa kita data sebagai pemilih,” ungkap Koordinator Divisi Informasi dan Data KPU Rejang Lebong, Lusiana saat dikonfirmasi Senin (24/8).

Dijelaskan Lusi, warga Rejang Lebong yang belum memiliki KTP-el tersebut belum bisa dimasukkan kedalam data pemilih karena dasara penetapan warga sebagai pemilih adalah memiliki identitas kependudukan resmi. Warga Rejang Lebong yang ditemukan KPU Rejang Lebong belum memiliki KTP-el tersebut tersebar di 15 kecamatan yang ada di kabupaten Rejang Lebong.
“Mereka yang belum memiliki KTP-el ini disebabkan beberapa faktor mulai dari memang belum melakukan perekaman hingga proses pencetakan KTP-elnya belum selesai,” tambah Lusi.

Dengan ditemukannya masyarakat Rejang Lebong yang belum memiliki KTP-el tersebut, maka menurutnya KPU Rejang Lebong akan memfasilitas mereka untuk bisa memiliki KTP-el dengan membuat surat rekomendasi ke Dinas Dukcapil Kabupaten Rejang Lebong dan ditembuskan ke Dinas Dukcapil Provinsi Bengkulu sehingga proses pembuatan KTP-el bisa dilakukan dan mereka bisa dimasukkan dalam daftar pemilih tetap
“Sebaran mereka yang belum memiliki KTP-el ini merata baik diperkotaan maupun pedesaan bahkan ada diperbatasan Lubuklinggau dan Kepahiang,” paparnya.

Sementara itu, pasca dilaksanakannya Coklit beberapa waktu lalu, saat ini KPU Rejang Lebong masih melakukan pembersihan data ganda, NIK Invalid, KK luar daerah hingga pemilih yang sudah meninggal dunia.
Data yang sudah bersih, menurut Lusi kemudian mereka masukkan ke Sistem Informasi Data Pemilih (SidalihO KPU RI. Proses penginputan data ke Sidalih kemarin menurutnya masih menyisakan Kecamatan Curup Tengah dan mereka targetkan selesai Senin sore kemarin.(251)

    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*