33,7 Ton Benih Padi Siap Disalurkan ke Petani Kaur

TIBA: Bibit benih padi jenus ciherang yang masih berada dalam truk saat tiba di kantor Dispertan Kaur, Jum’at (23/10)

BINTUHAN, bengkuluekspress.com – Sebanyak 33,7 ton benih padi jenis Ciherang dari Kementerian Pertanian (Kementan) RI tiba di kantor Dinas Pertanian Kabupaten Kaur, Jum’at (23/10).  Puluhan ton benih padi tersebut diangkut menggunakan truk fuso dengan Nopol BE 8054 BT dari Lampung itu rencananya akan segera didistribusikan Dispertan ke Kelompok tani (Poktan) yang ada di Kabupaten Kaur.

“Benih padi ini totalnya ada sekitar 33,75 ton yang kita terima, dan ini kita peruntuhkan kepada petani yang belum menerima tahap satu. Nanti masing-masing mendapat jatah 1 hektar 25 kilogram benih padi,” kata Kepala Dinas Pertanian Kaur, Nasrul Rahman SHut MSi, Jum’at (23/10).

Dikatakan Nasrul, dimana bantuan dari Kementan ini merupakan salah satu bentuk kepedulian pemerintah terhadap petani khususnya di Kabupaten Kaur. Dimana saat ini benih padi itu masih menumpuk di gudang Dispertan dan segera disalurkan. Menurutnya pihaknya masih melakukan verifikasi untuk penerima bantuan, selain itu juga saat ini sebagian belum melakukan penanaman padi. Sehingga masih ditahan, namun ada juga sebagian kecil yang sudah diserahkan dengan petani.

“Bantuan ini kita ingin benar-benar disemaikan menjadi padi, sehingga kita tunggu musim tanam masing-masing kelompok, yang sudah benar benar menebar benih kita langsung berikan,” terangnya.

Ditambahkan Nasrul, pihaknya tak ingin nanti benih ini disalah gunakan oleh petan. Sehingga solusinya sebelum dibagikan dilakukan pengecekan oleh PPK dan PL apakah benar kelompok itu memang sedang dalam persiapan untuk menebar benih. Juga diharapkan dengan diberikannya bantuan bibit padi para petani dapat meningkatkan hasil panennya.

“Dengan bantuan ini nanti kita minta kepada petani untuk benar benar berupaya untuk meningkatkan produksi mengoftimalkan lahannya masing-masing,” tandasnya.(618)

    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*