304 CJH Tanggung Ongkos Sendiri

EKO/Bengkulu EkspressPAPARKAN: Kepala Biro Pemerintah dan Kesra Setdaprov Bengkulu, Drs Edie Hartawan Msi (kiri) memberikan penjelasan terkait tambahan kuota calon jemaah haji dari Provinsi Bengkulu. Rabu (12/6).

BENGKULU, Bengkulu Ekspress– Provinsi Bengkulu telah mendapatkan kuota tambahan sebanyak 304 calon Jamaah haji dari total sebelumnya sebanyak 1.661 calon jamaah. Meski telah mendapatkan kuota tambahan, namun demikian untuk biaya pemberangkatan dari Bengkulu ke Embarkasi Haji Padang Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) ditanggung oleh masing-masing calon Jamaah.

Kepala Biro Pemerintah dan Kesra Setdaprov Bengkulu, Drs Edie Hartawan MSi mengatakan, pembiayaan pemberangkatan secara mandiri itu dilakukan, lantaran Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu dalam APBD hanya menganggarkan biaya keberangkatan sesuai dengan kuota haji yang telah ditetapkan sebelumnya. “Kuota tambahan ini tetap kita ambil, tapi tetap biayanya secara mandiri,” ujar Edie kepada Bengkulu Ekspress, kemarin (12/6).

Untuk pembiayaan pemberangkatan biaya kuota tambahan calon Jamaah haji sekitar Rp 600 juta. Jika ditanggung dengan biaya mandiri, maka perorangnya akan dikenakan biaya sekitar Rp 2,1 juta untuk pulang pergi ke Bengkulu- Embarkasi Haji Padang.

Menurut Edie, nilai tersebut belum final. Sebab, masih akan disesuaikan dengan nilai tiket pesawat Lion Air. “Itu belum final, bisa naik dan bisa turun,” paparnya. Meski biaya ditanggung secara sendiri, namun dua kompenen yaitu biaya transportasi darat dari Asrama Haji ke Bandara dan biaya angkut barang para Jamaah tetap ditanggung oleh pemprov. “Jadi biaya itu saja yang bisa pemerintah bantu. Karena anggarannya tidak ada untuk memberikan fasilitas secara keseluruhaan,” tambah Edie.

Kuota tambahan ini sendiri masuk pada kloter 5. Sebab, kloter pertama sampai ke-empat sudah penuh dengan para Jemaah haji pada kuota sebelumnya. Termasuk keberangkatnya sendiri, kloter 5 itu akan berangkat pada posisi terakhir. “Jadi semua kloter tambahan masuk pada kloter 5,” ungkapnya.

Untuk pemberangkatan sendiri, para Jamaah haji asal Provinsi Bengkulu itu, rencananya akan diberangkatkan pada tanggal 12 Juli mendatang. Namu demikian, jadwal tersebut belum final. Pemprov masih menunggu jadwal resmi dari Kementerian Agama (Kemenag). “Rencana kloter pertama itu tanggal 12 Juli,tapi resminya kita masih menunggu,” ujarnya.

Dengan telah lengkapnya kouta Jamaah haji tersebut, pemprov berharap penyelenggaraan haji tahun ini bisa berjalan dengan lancar. Tim Pemandu Haji Daerah (TPHD) juga telah dibentuk. Nantinya tim tersebut akan memandu semua calon Jemaah haji, agar bisa tetap fokus beribadah di tanah suci. “Kita berharap, semoga proses haji tahun ini berjalan lancar,” tutup Edie. (151)