300 Tenaga Kontrak akan Dirumahkan, Gaji Honorer Naik 66 Persen

PNS diingatkan masuk kerja rabu 22 juli mendatangBENGKULU, BE – Rencana pemangkasan jumlah honorer dan tenaga kontrak di lingkungan Pemerintah Kota Bengkulu, tampaknya akan benar-benar dilakukan. Pemangkasan ini menyusul rencana kenaikan gaji honorer dan tenaga kontrak yang dipastikan pada tahun 2016 mendatang, yang selama ini hanya Rp 750 ribu menjadi Rp 1.250 juta atau sebesar 66 persen.

Diketahui saat ini di Kota Bengkulu terdapat sebanyak 2.152 honorer dan tenaga kontrak. Sementara 300 diantaranya pada akhir Desember ini, masa kontraknya habis. Jika memang tidak diperpanjang, maka jumlah tenaga honorer dan tenaga kontrak otomatis berkurang, menjadi 1.852 orang.

Ketua DPRD kota Bengkulu, Erna Sari Dewi mengatakan bahwa dirinya berharap pemerintah kota dapat benar-benar selektif dalam menerapkan kebijakan ini. Jangan sampai pemangkasan jumlah honorer dan tenaga kontrak, justru menimbulkan masalah ekonomi baru di kota Bengkulu, terutama para honorer yang tidak diperpanjang masa kontraknya.

“Kita juga sangat menekankan pada waktu rapat banggar dan TPAD untuk melakukan seselektif mungkin supaya tidak menimbul masalah ekonomi lainnya,” kata Erna Sari Dewi.
Sementara dalam pemangkasan ini menurut Sekretaris daerah kota Bengkulu, Marjon MPd pihaknya benar-benar akan melakukan seleksi. Honorer yang tidak diperpanjang masa kontraknya merupakan honorer atau tenaga kontrak yang kurang produktif.

“Gaji 750 ribu itu tidak manusiawi untuk ukuran sekarang. Nah, kita untuk meningkatkan kesejahteraan pegawai tentu kita naikkan gajinya, salah satu untuk meningkatkan gaji besar itu dengan cara merasionalisasi, tapi mungkin tidak semua kantor,” imbuh Marjon, Sekda kota Bengkulu. (805)