300 Personel Gabungan Amankan Lebaran

IRUL/Bengkulu EkspressGELAR PASUKAN: Kapolres Kaur AKBP Arief Hidayat SIK saat menyematkan pita kepada anggota pada apel pasukan Operasi Ketupat Nala 2019, di halaman Mapolres Kaur, Selasa (28/5).

BINTUHAN, Bengkulu Ekspress– Sebanyak 300 personel gabungan yang terdiri dari unsur Polri, TNI, Dishub, Satpol PP dan Pramuka, disiapkan guna pengamanan jalur mudik dan lebaran Idul Fitri 1440 H di wilayah Kabupaten Kaur. Hal ini disampaikan Kapolres Kaur, AKBP Arief Hidayat SIK, saat menggelar apel pasukan Operasi Ketupat Nala 2019 di halaman Mapolres Kaur, Selasa (28/5)

“Selain anggota polisi, pengamanan lebaran juga melibatkan rekan TNI, Dishub, Satpol PP dan unsur lainnya. Kami harapkan para petugas dari berbagai instansi ini bisa saling bersinergi sehingga kondusif selalu terjaga,” kata Kapolres Kaur AKBP Arief Hidayat SIK saat menyampaikan sambutan dalam apel pasukan, kemarin (28/5).

Kapolres yang bertindak langsung sebagai Inspektur Upacara dan dihadiri Bupati Kaur Gusril Pausi serta kepala FKPD juga menyampaikan, untuk Operasi Ketupat Nala 2019 ini merupakan operasi terpusat yang dilaksanakan di seluruh Indonesia dalam rangka menghadapi Hari Raya Idul Fitri 1440 H selama 13 hari mulai 29 Mei hingga 10 Juni 2019 mendatang. Operasi itu digelar guna memberikan pengamanan, serta layanan sebelum dan sesudah Hari Raya Idul Fitri. Dimana terdapat 300 personel yang turut serta dalam agenda tahunan kepolisian ini.

“Dalam pengamanan kita akan fokus kegiatan masyarakat, seperti kegiatan ibadah pada bulan Ramadan, salat Id, kegiatan mudik dan lain-lain,” terangnya.

Lanjut Kapolres, ada beberapa point utama dalam Operasi Ketupat Nala ini. Diantaranya terjaganya stabilitas pangan, kondusivitas Kamtibmas, serta keamanan dan kenyamanan arus mudik. Untuk itu, diharapkan para pemudik yang akan datang ke Kaur untuk bersama-sama menjaga situasi kondusif yang sudah tercipta dengan baik di kalangan masyarakat Kaur. Para pemudik diminta datang ke Kaur dengan tertib berlalu lintas.

“Di sini kita minta masyarakat agar selalu mematuhi ketentuan berlalulintas sehingga dapat diminimalisir adanya kemacetan dan kecelakaan lalu lintas” terang Kapolres.

Ditambahkannya, petugas Pos Pam harus melayani masyarakat dengan maksimal, misalnya bila terdapat pemudik yang tidak tahu arah atau kesasar, pemberian informasi mudik, serta pengaturan lalu lintas dengan radius 100 meter dari Pos Pam dan Pos Yan. Ia mengimbau agar masyarakat waspada dan berhati-hati saat berkegiatan mudik. Pastikan keamanan kendaraan. Waspada di jalan. Sebab volume kedaraan yang melintas semakin meninggi, selaras dengan potensi kecelakaan yang tinggi.

“Di jalan, risiko kecelakaan tinggi. Kita berharap berhati-hati di jalan, kalau lelah istirahat. Kita sudah siapkan pos. Tak usah mengejar waktu, cuti kan lama, waktu cukup panjang,” jelas Kapolres. (618)