30 Penyandang Disabilitas di Kaur Terima Bantuan

PELATIHAN: Para penyandang disabilitas saat mengikuti pelatihan asistensi rehabilitasi sosial di aula Ponpes Marhalawustho Padang Kempas Kecamatan Kaur Selatan, Selasa (22/9).

BINTUHAN, bengkuluekspress.com – Sebanyak 30 penyandang disabilitas fisik mendapat bantuan kemandirian dari pemerintah. Bantuan berupa uang tunai Rp 1,5 juta per orang itu bersumber dari Balai Rehabilitasi Sosial Penyandang Disabilitasi Fisik “Budi Perkasa” Palembang itu diberikan pada acara asistensi rehabilitasi sosial (ATENSI) berbasis community di aula Ponpes Marhalawustho Padang Kempas Kecamatan Kaur Selatan, Selasa (22/9).

“Ya alam kegiatan ini ada 30 penyandang disabilitas fisik yang diberikan bantuan kemandirian. Bantuan tersebut berupa uang tunai senilai Rp 1,5 juta. Bantuan ini bisa digunakan mereka buat memulai usaha baru,” kata Kepala Balai Disabilitas Fisik Budi Perkasa Palembang Siti Sari Rumayanti A KS, Senin (22/9).

Dikatakannya, dimana bantuan tunai tersebut bisa digunakan para penyandang disabilitas fisik dalam mengembangkan usaha yang memang kini mulai digeluti. Menurut Siti, para penyandang disabilitas kini memang telah memulai usaha dalam berbagai bidang, seperti berdagang, bengkel kendaraan, juga tempat menjahit, makanya bantuan tersebut bisa sebagai modal tambahan dan peningkatan usaha mandiri. Disamping itu, pihaknya juga mengadakan kegiatan penguatan dalam mendukung kemandirian para penyandang disabilitas fisik.

“Nanti mereka ini akan kita berikan keterampilan, dan kita berharap melalui kegiatan ini masyarakat bisa memahami bahwa disabilitas bukan untuk dikucilkan atau diskriminasi. Makanya harus membuka wawasan dan pola pikir bahwa penyandang disabilitas mampu untuk melakukan hal yang sama dengan yang lainnya,” terangnya.

Sementara itu, Sekda Kaur H Nandar Munadi S Sos MSi yang secara resmi membuka acara tersebut menyampaikan, menyambut baik kegiatan ini. Dimana kegiatan seperti ini banyak memberikan manfaat penyandang disabilitas fisik. Juga dengan dukungan keluarga harus diperkuat, agar terwujudnya pemenuhan hak dan kebutuhan penyandang disabilitas.

“Saya berharap bantuan kemandirian yang diberikan dapat dimanfaatkan sebaik mungkin demi kelangsungan hidup penyandang disabilitas fisik dan keluarganya,” tandasnya. (irul)

    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*