30 Jurusan Formasi CPNS

Foto : IST

APTISI: Akreditasi C Bisa Ikut Tes CPNS

BENGKULU, Bengkulu Ekspress– Siap-siap, pendaftaran tes Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) menyisakan waktu 2 hari lagi. Tepatnya 19 September 2018, pendaftaran tes CPNS sudah dibuka di situs resmi pemerintah pada portal http://sscn.bkn.go.id. Informasi diperoleh Bengkulu Ekspress, ada 30 jurusan sarjana masuk formasi CPNS untuk penerimaan di Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu.

“Kalau formasi guru, rata-rata lulusan pendidikan bisa daftar,” terang Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Bengkulu, Ir Diah Irianti MSi melalui Kepala Bidang Pengadaan, Pemberhentian dan Informasi Kepegawaian (PPIK), Dei Natali Handy kepada Bengkulu Ekspressd, kemarin (16/9).

Dijelaskannya, untuk guru itu ditempatkan menjadi guru SMA/SMK. Sebab, Pemerintah Provinsi (pemprov) hanya mengakomodir guru SMA/SMK yang telah menjadi kewenangannya. Untuk kuota guru yang akan diterima itu sebanyak 201 orang. Sementara untuk kabupaten/kota akan disesuaikan dengan kekurangan guru dimasing-masing daerah. “Ini ditempatkan di SMA/SMK saja,” paparnya.

Kemudian, pada tenaga kesehatan, kuota yang akan diterima masih tetap diangka 55 orang. Sebab, pada perekrutan CPNS tahun ini, pemprov hanya menerima jatah 317 orang. Begitupun dengan tenaga teknis, jumlahnya hanya 61 orang yang akan diterima. “Kalau untuk jumlah kuota tidak berubah,” ujar Dei.

Dari masing-masing jurusan lulusan sarjana yang diterima, pada lulusan cum laude atau dengan pujian maka dibuka peluang besar. Sebab dalam penerimaanya, jumlahnya maksimal 5 persen dimasing-masing jurusan. Namun tetap, akreditasi universitasnya harus A dan Akreditasi prodinya juga harus A.

Lalu untuk penyandang disabilitas, sarjana disetiap jurusan akan diterima maksimal 1 persen. “Jadi semua ada keterwakilan. Karena ini aturan dari pusat dan wajib diberlakukan didaerah,” katanya.

Meski demikian, Dei mengaku, untuk masing-masing jurusan belum diketahui berapa jumlah yang akan diterima. Sebab, jumlah tersebut belum diumumkan oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB).

Pengumuman itu disampaikan serentak, saat mendekatan hari pemukaan pendaftaran yang rencananya akan dibuka pada tanggal 19 September mendatang. “Jumlah itu belum kita terima. Nanti disampaikan secara serentak,” tutur Die.

CPNS Kota Didominasi Guru SD

Pemerintah Kota Bengkulu memprioritaskan penerimaan CPNS untuk tenaga pendidik terutama guru Sekolah Dasar (SD). Dijelaskan Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) kota, Drs Bujang Hr jumlah kuota CPNS di kota sebanyak 245 formasi, dan sebanyak 114 adalah tenaga pendidik yang terbagi untuk SD, SMP dan SMA. Dan sekitar 60 orang dikhususkan untuk guru SD, sedangkan sisanya dibagi untuk SMP dan SMA.

“Artinya tenaga pendidikan didominasi oleh guru tingkat SD sekitar 55 persen. Jadi diutamakan untuk lulusan PGSD,” kata Bujang, kemarin (16/9).

Sedangkan untuk peluang tenaga teknis penempatannya akan didominasi di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Dinas Perhubungan (Dishub) dan Dinas Perumahan dan Pemukiman (Perkim). “Tentu kalau tenaga teknis nanti sudah kita siapkan sesuai kebutuhan, seperti di PU. Maka masyarakat yang memiliki latar balakang pendidikan Sarjana Teknis bisa mempersiapkan diri mengikuti tes ini,” ungkapnya.

Untuk diketahui, Kuota cpns Kota Bengkulu yang diakomodir oleh pemerintah pusat sebanyak 245 formasi, yang terdiri dari 114 tenaga pendidik, 89 tenaga kesehatan dan sisanya sebanyak 42 tenaga teknis.

” Sedangkan untuk tenaga kesehatan sebelumnya kita sudah koordinasi dengan rumah sakit dan dinas kesehatan, yang didominasi untuk dokter umum, dokter gigi dan tenaga apoteker,” jelasnya.

Akreditasi Bukan Perkara Inteligensi

Sementara itu, Menanggapi rumor yang tengah beredar di Masyarakat yang menyatakan lulusan dari Perguruan Tinggi terakreditasi C tidak bisa mengikuti seleksi tes CPNS 2018 dibantah tegas oleh Asosiasi Perguruan Tinggi Swata Indonesia (APTISI). Pernyataan tersebut menurut APTISI merupakan hal yang salah dan tidak benar.

“Kami telah mengirim surat ke Pemerintah Provinsi Bengkulu dan diapresiasi, bahkan Pemprov Bengkulu tidak mensyaratkan untuk mengikuti tes CPNS harus melampirkan akreditasi A, B, ataupun C,” kata Ketua APTISI Wilayah 2C Provinsi Bengkulu, Dr Ir Yulfiperius MSi, Sabtu (15/9)

Akan tetapi Pemprov hanya mensyaratkan, setiap peserta tes CPNS diharuskan dari lulusan institusi perguruan tinggi yang memiliki akreditasi. Sehingga, meskipun peserta CPNS adalah lulusan perguruan tinggi dengan akreditasi C dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN PT), tetap boleh mengikuti tes CPNS 2018 ini.

“Jadi mau dia tamatan perguruan tinggi dengan akreditasi A, B, atau C semua bisa daftar CPNS dan tidak ada aturannya, kecuali perguruan tinggi yang tidak memiliki akreditasi,” tegas Yulfiperius.

Bahkan pihaknya juga menolak tegas, terhadap oknum yang menyatakan akreditasi selalu dihubungkan dengan inteligensi (kecerdasan) seseorang. Bahkan ia menyatakan akreditasi tidak ada hubungannya dengan inteligensi seseorang.



“Akreditasi merupakan bentuk pengakuan pemerintah terhadap suatu lembaga pendidikan, yang dinilai itu sistem pengelolaan dan penjamin mutu, lama mahasiswa kuliah, sumber daya manusia, kurikulum, pembelajaran dan suasanaakademik, sarana dan prasarana, serta sistem Informasi. Jadi tidak ada hubungan akreditasi dengan inteligensi seseorang, itu salah,” imbuh Yulfiperius.

Selain itu, pihaknya juga mengaku, pendaftaran CPNS memang terkadang membutuhkan syarat akreditasi minimal A dan B, akan tetapi hanya digunakan sebagai persyaratan CPNS untuk Instansi Vertikal. Sehingga untuk CPNS di instansi Pemerintah baik Pemda Provinsi maupun Kabupaten/Kota seluruh akreditasi bisa diterima.

“Kami mengapresiasi langkah Pemprov yang tidak mempermasalahkan pelamar CPNS dari perguruan tinggi akreditasi apapun, ini baik untuk perguruan tinggi yang masih menyandang akreditasi C sehingga mahasiswa lulusannya bisa mendaftar CPNS tahun ini,” tutupnya.(999/151/805)