3 Ton Kotak Suara Dijual Rp 59 Juta

Bakti/Bengkulu Ekspress
DIJUAL : Kotak suara bekas pemilu sebelumnya akhirnya dijual setelah dilakukan pelelangan oleh KPKNL, beberapa waktu lalu.

BENGKULU TENGAH, Bengkulu Ekspress – Setelah beberapa waktu melakukan pelelangan, sebanyak 3.125 kilogram (Kg) kotak suara lama akhirnya terjual. Dari pelelangan yang dilakukan oleh  Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Provisi Bengkulu, 3,125 ton kotak suara tersebut dijual dengan harga Rp 59,175 juta. Kotak suara bekas pemilihan umum (pemilu) berbahan dasar alumunium ini dibeli oleh Heriyanti yang merupakan salah seorang pengusaha barang bekas.

“Alhamdulillah, logistik lama milik KPU Kabupaten Bengkulu tengah telah terjual,” kata Sekretaris Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bengkulu tengah, Raja Sahnan SIP, kemarin (21/1). Setelah dilelang, kata dia, uang yang penjualan logistik lama langsung berpindah ke rekening umum kas negara (RKUD).

Dikatakan Raja, proses pelelangan logistik lama milik KPU Kabupaten Bengkulu tengah memang sedikit lebih cepat dibandingkan dengan daerah lain. Hal ini dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi KPU yang tak memiliki gudang sebagai tempat penyimpangan.

“Sebelumnya, kami memang sudah menyurati KPKNL agar pelelangan logistik lama bisa dipercepat. Alasannya, KPU Kabupaten Bengkulu tengah sudah pindah kantor dan tak memiliki lokasi penyimpangan. Kami khawatir logistik lama hilang digasak pencuri,” jelas Raja.

Selain kotak suara, sambung Raja, logistik lama berupa bilik suara masih bisa dimanfaatkan saat pemilu 17 April 2019 nanti. Sebab, bilik suara yang didistibusikan oleh KPU RI beberapa waktu lalu hanya berjumlah 800 buah dan belum mencukupi kebutuhan.

Sebab, bilik suara akan didistribusikan atau disebar ke 374 tempat pemungutan suara (TPS) yang teradapat di 143 desa/kelurahan Kabupaten Bengkulu tengah. “Bilik suara lama berjumlah 700 buah. Jika dikalkulasikan, kebutuhan bilik suara bisa tercukupi. Sebab, setiap TPS akan ditempatkan sebanyak 4 buah bilik suara,” demikian Raja.(135)