3 Sektor Saham Paling Menjanjikan di Tahun 2018

BENGKULU, Bengkulu Ekspress – Ada sejumlah sektor saham yang menarik pada 2018 antara lain sektor saham tambang, konsumsi dan bank. Ketiga sektor ini dinilai berpotensi untuk tumbuh dan mengalami kenaikan pada tahun 2018 ini.

Brand Manager PT. Indo Premier Sekuritas, Indra Pratama menuturkan, sektor saham tambang, konsumsi dan bank pada tahun ini dinilai memang akan mengalami kenaikan yang cukup signifikan. Ketiga sektor ini adalah pilihan tepat jika ingin berinvestasi saham.

“Sektor tambang, konsumsi dan bank di tahun 2018 ini akan mengalami kenaikan. Ketiga sektor ini akan sangat menjanjikan sebagai pilihan investasi yang tepat,” ujar Indra kemarin (14/1).

Sektor tambang dinilai berpotensi karena mengingat harga komoditas diperkirakan lanjutkan pemulihan pada 2018. Ini didukung dari harga batu bara akan mencapai US$ 90-US$ 95 Metrik Ton (MT) dan penguatan harga minyak.
“Sektor tambah cukup potensial karena kenaikan beberapa harga komoditas tambang di tahun 2018 ini,” lanjut Indra.

Sedangkan sektor konsumsi juga berpotensi tinggi lantaran Pertumbuhan Ekonomi Indonesia diperkirakan mencapai 5,4 persen pada 2018. Pertumbuhan Ekonomi itu masih akan ditopang dari konsumsi masyarakat dan pemerintah.

“Daya beli masyarakat pada 2018 diprediksi naik sehingga sektor konsumsi akan berpeluang meningkat signifikan, namun jangan hanya terlalu berpatok ke ritel” jelas Indra.

Sektor ketiga yakni sektor saham bank menjadi pilihan tepat menilik pertumbuhan kredit akan meningkat pada 2018. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memperkirakan kredit tumbuh 10 persen-12 persen karena Bank Indonesia (BI) juga diperkirakan masih mempertahankan suku bunga di kisaran 4,25 persen. “Ditopang dari ekonomi global yang membaik ditambah kinerja keuangan bank akan membaik serta kredit macet juga akan turun dimana cadangan provinsi akan turun sehingga meningkatkan laba perbankan,” lanjut Indra.

Tak hanya di ketiga sektor tersebut, di sektor saham konstruksi, Indara memprediksi kemungkinan kinerjanya akan membaik ditopang proyek-proyek yang berjalan. Namun ia mengingatkan untuk mewaspadai level utang lantaran sektor ini juga intensif memerlukan modal untuk kerjakan proyek.

“Konstruksi juga menarik, namun bobot utangnya harus diwaspadai jangan sampai terlalu tinggi,” sambung Indra.

Terakhir, Indra menambahkan, jika ingin berinvestasi atau menambah investasi maka ketiga sekor tersebut bis amenjadi pilihan dan pertimbangan yang menarik sebab berpotensi tumbuh cukup tinggi. “Ketiga sektor tersebut diprediksi akan lebih unggul dan bisa menjanjikan potensi yang sangat baik untuk berinvestasi,” tukas Indra. (999)