3 Perampok Sirukit Dibekuk, 4 Diburu

DIBEKUK: Tiga dari tujuh kawanan perampok di Sirkuit Padang Panjang berhasil dibekuk, 4 lagi masih diburu, pada press release Satreskrim Mapolres BS, Rabu (7/2).
DIBEKUK: Tiga dari tujuh kawanan perampok di Sirkuit Padang Panjang berhasil dibekuk, 4 lagi masih diburu, pada press release Satreskrim Mapolres BS, Rabu (7/2).

KOTA MANNA, Bengkulu Ekspress – Sat Reskrim Polres Bengkulu Selatan (BS) kembali berhasil menorehkan prestasi gemilang. Kali ini mampu membekuk pelaku perampokan terhadap Rudi (21) warga Desa Trans Sulau, Kedurang Ilir, Sabtu (3/2) sekitar pukul 21.30 WIB di Sirkuit Padang Panjang. Dari 7 pelaku perampokan tersebut, tiga berhasil dibekuk.

“Saat ini kami berhasil membekuk 3 pelaku dari 7 pelaku perampokan di Sirkuit Padang Panjang,” kata Kapolres BS, AKBP Ordiva SIK melalui Waka Polres, Kompol M Shandi SIK didampingi Kasat Reskrim, Iptu Ahmad Khairuman SE saat presss release di ruang Satreskrim Polres BS, Rabu (7/2).

Ahmad mengatakan ke-3 perampok yang berhasil dibekuk yakni Wi (25) warga Desa Padang Lebar,Pino, He (22) warga jalan Iskandar Baksir, Pasar Manna serta 1 siswi kelas 12 salah satu SMAN di BS, dengan inisial Pi (17) warga Desa Muara Pulutan, Seginim.

“Pi ini meskipun dibawah umur dan seorang siswi, namu dirinya perencana perampokan tersebut,” ujar Ahmad.
Dijelaskan Ahmad, dari keterangan korban, Sabtu (3/2) sekitar pukul 19.00 WIB dari rumahnya berangkat ke Sirkuit Padang Panjang menemui Pi, memberikan pinjaman uang untuk membayar SPP sekolah. Kemudian sekitar pukul 21.30 WIB, korban tiba di Sirkuit. Setelah itu, Pi meminjam HP Samsung J2 milik korban. Lalu tidak berselang lama, datanglah 5 pria dan seorang wanita dengan menggunakan 2 unit sepeda motor ke tempat kejadian perkara (TKP). Kemudian salah satu pria itu memukul kepala korban. Kemudian saat korban terjatuh, ada yang mengambil dompet korban. Setelah itu, Pi bersama ke-5 rekan pria dan 1 wanita itu pergi meninggalkan korban. Akibat kejadian itu, korban mengalami kerugian sekitar Rp 2,5 juta.

Hanya saja, paska peristiwa tersebut, korban belum langsung melaporkannya ke Mapolres BS. Korban baru melapor Selasa (6/2) pagi. Mendapat laporan tersebut, anggota satreskrim Mapolres BS langsung bergerak mencari para pelaku, hingga akhirnya Pi berhasil dibekuk di rumahnya. Lalu Wi juga berhasil dibekuk di rumahnya Selasa siang, terakhir He juga berhasil dibekuk di rumahnya sebelum dirinya kabur.

“ 4 Pelaku lainnya indentitasnya sudah kami kantongi, dalam waktu dekat mudah-mudahan bisa segera kami bekuk,” ujar Ahmad.

Dijelaskan Ahmad, dari pengakuan para pelaku, sebelumnya Pi meminjam uang kepada korban untuk membayar SPP, lalu korban bersedia memberikan uang kepada Pi dilokasi sirkuit. Kemudian Pi menceritakan hal tersebut pada pacarnya Wi yang juga sudah dibekuk. Sehingga Pi mengatur rencana perampokan tersebut. Kemudian sesuai dengan janji yang disepakati dengan korban, jika pertemuan antara Pi dan korban di sirkuit. Saat sudah bertemu,Pi langsung meminjakm handpone korban, lalu Pi menghubungi pacarnya, Wi. Tidak berselang lama, Wi mengajak kawan-kawannya tiba di lokasi dan merampok korban.

“ Motif dari perampokan ini, lantaran ketersinggungan Wi terhadap ulah korban yang mengajak pacarnya Pi ketemuan di Sirkuit, sehingga timbul rencana perampokan tersebut, usai merampok korban, para pelaku langsung pergi, dan membelanjakan uang korban Rp 150 ribu, sisanya Rp 350 ribu lagi, mereka bagi bertujuh, masing-masing mendapat Rp 50 ribu,” terang Ahmad. (369)