3 Pasang Capaskibraka Lebong Dikirim ke Tingkat Provinsi


erick/be
Capaskibraka Kabupaten Lebong ketika mengikuti seleksi untuk mewakili Lebong di tingkat provinsi dan nasional.

LEBONG,bengkuluekspress.com – Sebanyak 38 siswa perwakilan dari masing-masing SMA, SMK dan sederajat se-Kabupaten Lebong mengikuti seleksi Calon Pasukan Pengibar Bendera (Capaskibra) yang nantinya akan dipilih sebanyak 3 pasang dikirim ke tingat Provinsi Bengkulu.
Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Lebong, Ir Eddy Ramlan MSi mengatakan, seleksi Capaskibraka Kabupaten Lebong akan dilaksanakan selama 2 hari (Rabu-Kamis, 07-08) di lapangan upacara rumah dinas Bupati Lebong.
“Masing-masing sekolah mengirimkan 3 pasang untuk mengikuti seleksi,” sampainya, Rabu (07/04)

Menurutnya, dari seluruh peserta akan dicari yang terbaik sehingga terpilihlah sebanyak 3 pasang calon (3 laki-laki dan 3 perempuan), untuk dikirim mengikuti sleksi tingkat Nasional 1 pasang calon dan seleksi tingkat Provinsi Bengkulu 2 pasang calon.
“Fokus seleksi kali ini untuk dikirim ke tingkat Provinsi dan Nasional,” tuturnya

Ia menjelaskan, , anggaran yang ada hanya bisa untuk melakukan seleksi dan mengirimkan Capaskibraka untuk mengikuti seleksi di tingkat Provinsi Bengkulu. Sementara untuk Capaskibraka tingkat Kabupaten Lebong, pihaknya masih menunggu petunjuk dan arahan dari pimpinan.
“Apalagi sesuai dengan intruksi Kemenpora, pelaksanaan upacara Agustus tahun 2021 ini kembali normal dengan formasi 17, 8 dan 45,” ucapnya.

Akan tetapi, sambungnya, jika nantinya tidak memungkinkan untuk melakukan pembinaan terhadap Capaskibraka yang baru, kemungkinan besar akan menugaskan adek-adek Paskibraka tahun 2020 yang lalu dan dipastikan pihaknya akan sebaik mungkin untuk mensukseskan upacara di tanggal 17 Agustus mendatang.
“Mengingat ini adalah Suatu Rasa Kecintaan kita terhadap Tanah Air dan Menghargai Perjuangan para pahlawan dahulu,” tuturnya

Selain itu, dirinya menegaskan bahwa dalam pelaksanaan seleksi Capaskibraka menerapkan Protokol kesehatan (Prokes) yang ketat. Untuk itulah dirinya meminta kepada seluruh peserta ataupun para pelatih serta panita yang bertugas, jika merasa ada keluhan sakit agar bisa langsung menyampaikanny ake petugas medis yang selalu stand by.
“Jangan ditahan jika merasa sakit, langsung periksakan diri,” imbaunya

Ditambahkan Ketua Purna paskibraka Indonesia (PPI) Kabupaten Lebong, Doni Ardiansyah AMd menyampaikan, bahwa untuk pelaskanaan seleksi sendiri, nantinya para peserta akan mengikuti berbagai tes yaitu tes kesehatan dan struktur tubuh, tes jasmani dan wawancara serta tes Peraturan Baris Berbaris (PBB).
“Dilibatkan mulai dari tim medis, TNI-Polri, PPI dan Pembina Paskibra,” singkatnya.(614)

    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*