3 Kapal Bantuan Berlabuh

RIO-KAPAL NELAYAN TRAWL PL BAY (3)
foto : ist

PONDOK KELAPA KABUPATEN BENGKULU TENGAH, Bengkulu Ekspress – Proses penyaluran kapal bantuan dari pemerintah pusat melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan RI ke Kabupaten Bengkulu Tengah (Benteng) Provinsi Bengkulu, akhirnya tuntas. Jika sebelumnya, kapal ukuran 10 GT yang memiliki panjang 12 meter dan lebar 3 meter tiba lebih dahulu, 5 kapal berukuran 5 GT akhirnya menyusul. Sebanyak 3 unit kapal berukuran 5 GT tersebut tiba di kawasan Pusat Pendaratan Ikan (PPI) Desa Pondok Kelapa, Senin (21/5) siang.

“Alhamdulillah, 4 kapal nelayan untuk Kabupaten Bengkulu Tengah┬áProvinsi Bengkulu telah tiba seluruhnya,” ungkap Kabid Perikanan Tangkap Dinas Perikanan Benteng, Darwin Chaniago SPi, kemarin (22/5)

Lebih lanjut dijelaskannya, penyaluran bantuan akan dilakukan kepada kelompok penerima yang telah ditentukan langsung oleh pemerintah pusat. “Sebelum kapal disalurkan, tim dari kementerian sudah melakukan pertemuan dengan kelompok nelayan di Kabupaten Bengkulu Tengah Provinsi Bengkulu. Sehingga, bantuan bisa disalurkan secara tepat sasaran,” tandasnya.

Sesuai dengan spesifikasinya, jelas Darwin, kapal yang berukuran 5 dan 10 GT ini memiliki wilayah dan jangkauan lebih luas, yakni lebih dari 4 mil. “Dengan kapal berukuran besar, para nelayan di Kabupaten Bengkulu Tengah┬áProvinsi Bengkulu bisa pergi melaut hingga 1 minggu. Sebab itulah, kami harap agar keberadaan kapal bantuan bisa membawa berkah dan membuat hasil tangkapan nelayan lebih melimpah,” kata Darwin.

Secara keseluruhan, sambung Darwin, Kabupaten Bengkulu Tengah┬áProvinsi Bengkulu telah mendapatkan bantuan sebanyak 7 unit kapal. Yakni 4 unit kapal 3 GT pada tahun 2017. Serta 1 unit kapal 10 GT dan 3 unit kapal 5 GT pada tahun 2018 ini. Dengan memperhatikan kondisi TPI yang selalu mengalami pendangkalan, Darwin hanya akan mengusulkan penyaluran bantuan kapal yang berukuran kecil atau biasa disebut kapal stempel. “Kerena pintu alur menuju TPI selalu mengalami pendangkalan, kapal berukuran besar hanya bisa leluasa masuk ketika sedang pasang naik. Yang paling dibutuhkan oleh nelayan saat ini adalah kapal stempel,” beber Darwin.(135)