28 Desa Belum Cairkan DD

=Foto : Pelaksana tugas (Plt) Kepala BKD Benteng, Welldo Kurniyanto SE MM

Sejumlah Desa Sulit Berkoordinasi

BENTENG, Bengkulu Ekspress – Jelang berakhirnya bulan Juni 2019, masih ada sebanyak 28 desa di Kabupaten Bengkulu Tengah (Benteng) belum mencairkan dana desa (DD) tahap I tahun 2019. Padahal, seluruh DD tahap I sudah ditransfer dari rekening umum kas negara (RKUN) ke rekening kas daerah (RKD) sejak awal tahun 2019 lalu.

“Sampai saat, baru 114 desa yang sudah kami terbitkan surat perintah pencairan dana (SP2D). Artinya, DD untuk 114 desa sudah ditransfer ke rekening kas desa,” kata Pelaksana tugas (Plt) Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD) Kabupaten Benteng, Welldo Kurniyanto SE MM, didampingi Kabid Perbendaharaan, Agung Budiyanto SE, kemarin (24/6).



Ditegaskan Welldo, keterlambatan penyaluran terjadi bukan akibat dari kesengajaan Pemerintah Daerah. Hanya saja, dari Pemerintah Desa (Pemdes) sendiri yang dinilai lamban menyerahkan berkas persyaratan pencairan.”Yang diperlukan sebagai syarat pencairan adalah dokumen APBDes dan laporan realisasi. Ketika syarat tak disampaikan, tentu usulan pencairan tak bisa kami proses. Semua ada aturan dan prosedurnya,” papar Welldo.

Terpisah, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Benteng, Drs Tomi Marisi MSi melalui Kabid Pemerintahan Desa (Pemdes), Edi Susila SSTP MSi mengungkapkan, berkas usulan dari 28 desa sudah disampaikan ke DPMD Kabupaten Benteng.”Beberapa desa sudah menyampaikan syarat pencairan. Namun, masih dalam tahap perbaikan,” kata Edi.

Akan tetapi, sambung Edi, beberapa desa memang dikategorikan sulit untuk berkoordinasi dan lamban melakukan perbaikan. Diantaranya, Desa Renah Jaya, Padang Tambak, Sungkai Berayun, Kelindang, Kelindang Atas, Taba Tarunjam dan Desa Pagar Besi.

“Khusus di beberapa desa, perlu adanya koordinasi dengan Inspektorat Daerah terlebih dahulu. Kami imbau agar Pemdes segera melengkapi syarat agar pencairan bisa diproses cepat,” pungkas Edi.(135)




    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*