265 Penerima PKH Mundur

Masyarakat Kecamatan Tanjung Agung Palik BU memperlihatkan surat pengunduran diri sebagai penerima PKH.

ARGA MAKMUR, Bengkulu Ekspress – Selama kurun waktu 3 bulan terakhir, sebanyak 265 keluarga penerima manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) di Kabupaten Bengkulu Utara (BU) mengundurkan diri.

Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten BU Suwanto MAP. Ia menjelaskan, hal ini merupakan capaian yang luar biasa, dimana pada bulan Januari ada 99 KPM yang mundur, Februari 131 KPM, dan bulan Maret sebanyak 35 KPM yang memilih mundur.

“Ya dalam kurun 3 bulan tahun ini sudah ada 265 KPM yang mengudurkan diri, dan terakhir kemarin dari Kecamatan Tanjung Agung Palik,” kata Suwanto.

Ia menambahkan, dengan keluarnya KPM dari daftar penerima bansos PKH karena telah mandiri atau sejahtera, menandakan bahwa program tersebut telah dijalankan sesuai dengan tujuannya.

Ini juga berkat kerja keras para pendamping sosial PKH yang terus melakukan pendekatan masif kepada para KPM melalui kegiatan pertemuan bulanan P2K2.

Serta mengarahkan KPM agar bisa memanfaatkan bantuan PKH untuk keperluan produktif lainnya, meningkatkan kesejahteraan dan kesehatan ibu dan anak, meningkatkan partisipasi sekolah bagi anak-anak KPM agar mampu melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi.

Selain itu, Suwanto juga menjelaskan pemerintah menargetkan 10% dari total KPM peserta PKH mundur. Target ini didorong melalui program komplementer, seperti kelompok usaha bersama (KUBE) dan upaya pemberdayaan lainnya.

“Ini merupakan berkat kerja keras kita, terutama para pendamping desa.Dimana selaku mengarahkan KPM untuk mewujudkan kemandirian ekonomi agar ke depan tidak tergantung pada bantuan sosial PKH,” ujarnya.

Suwanto berharap bahwa kedepanya banyak yang mengikuti jejak mereka yang sudah merasa mampu, dan tidak pura – pura miskin.

hanya seolah ingin mendapatkan program bantuan dari pemerintah.”Jelas kedepannya kita mengharapkan para KPM lainnya juga mengikuti jejak para KPM yang sudah mundur karena telah mampu,” tukasnya.(127)