26 Warga Benteng Terkonfirmasi Positif Covid-19

Sekretaris Dinkes Benteng, Barti Hasibuan SKM

BENTENG, bengkuluekspress.com– Penyebaran virus korona (Covid-19) di Kabupaten Bengkulu Tengah (Benteng) semakin meluas. Jumlah warga yang terkonfirmasi positif Covid-19 kembali membludak.
Dari hasil rilis tertanggal 13 Juni 2021, ada penambahan sebanya 26 kasus positif Covid-19 di Kabupaten Benteng. Rinciannya, 9 kasus di Kejari Benteng, 7 kasus di wilayah Kecamatan Pondok Kelapa, 2 kasus di Kecamatan Merigi Sakti, 4 kasus pada claster Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil), 1 kasus di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dan 2 kasus di wilayah Kecamatan Karang Tinggi.
“Dari hasil rilis yang disampaikan Dinkes Provinsi Bengkulu ada penambahan 26 kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Benteng,” kata Kepala Dinkes Benteng, Ns Gusti Miniarti SKep MH, melalui Sekretaris, Barti Hasibuan SKM.

Demi memutus mata rantai penyebarannya, sambung Barti, Dinkes melalui seluruh seluruh Puskesmas langsung melakuan penelusuran untuk mengetahui kontak erat warga yang terkonfirmasi positif. Semua yang memiliki kontak bakal menjalani pemeriksaan dan pengambilan sampel uji swab. Semuanya diminta untuk menjalani isolasi mandiri agar tak menularkan virus kepada keluarga dan orang lain.
“Kami sudah menyampaikan kepada seluruh Puskesmas untuk melakukan trasingsudah disampaikan ke Puskesmas untuk melaksanakan tracing,” tegas Barti.
Data terhimpun Dinkes Benteng, ada sebanyak 317 warga yang telah terpapar Covid-19. Dari jumlah tersebut, 248 orang dinyatakan sembuh, 61 orang menjalani isolasi dan 6 orang meninggal dunia.

Terpisah, Kepala Puskesmas Karang Tinggi, Fahmul Ansori menuturkan, pihaknya sudah melakukan tracing terhadap warga yang memiliki kontak erat dengan kasus Covid-19. Alhasil, sebanyak 12 warga dilakukan pengambilan sampel uji swab PCR pada hari Senin (14/6).
“Sampel sudah diambil dan akan dikirim ke Palembang, semoga saja hasilnya semua negatif,” demikian Fahmul.(135)







    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*