25 Tahun Tanpa Perbaikan

RATU AGUNG, BE – Jangan dikira sarana jalan di kota akan lebih baik dari di kabupaten atau desa. Contohnya ruas Jalan Sutoyo 7 RT 5, RW 2, Kelurahan Tanah Patah. Meski berada di tengah-tengah kota dan padat penduduk, ruas jalan tersebut rusak parah. Bahkan sebagian sudah tidak tampak aspal dan koral jalan, melainkan hanya lapisan tanah merah. Lurah Tanah Patah, Suhirman AR SSos, mengungkapkan, kerusakan jalan ini sudah cukup lama, sejak tahun 1987. “Ini kalau hujan, akan menjadi lumpur, selama ini warga banyak mengerjakannya secara gotong royong,” jelasnya. “Jalan kami yang menghubungkan ke jalan utama menuju Padang Harapan dan Jalan Museum, sudah begitu lama rusak. Pengukuran sudah sering dilakukan, dan janji perbaikan sejak tahun 1987, namun hingga saat ini juga belum ada,” tambah warga setempat, Wakles. Sementara itu, Walikota Bengkulu H Ahmad Kanedi SH MH, yang kemarin menijau kondisi jalan tersebut, berjanji akan melakukan perbaikan. Namun janji ini dinilai warga hanya manuver politik untuk kembali maju dalam Pilwakot. “Kok baru sekarang meninjau dan akan melakukan perbaikan? Seharusnya dari dulu kalau memang ingin melakukan perbaikan. Jangan saat akan kembali mencalon baru datang, dan akan melakukan perbaikan,” kata Wakles. Mendapat tanggapan itu, walikota mengatakan, perbaikan jalan ini tidak ada hubungannya sama sekali dengan Pilwakot, karena masalah ini sudah dipersiapkan sejak jauh hari. “Ini pasti akan kita perbaiki, karena ini merupakan jalan lingkungan yang menjadi tanggung jawab pemerintah kota. Paling lambat Agustus mendatang, jalan ini sudah kita perbaiki,” kata Bang Ken. (160)