25 Pengangguran Dibantu Mesin Jahit

BINTUHAN, BE- Sebanyak 25 unit mesin jahit akan diberikan kepada 25 warga yang tersebar di 15 kecamatan khususnya masih belum mendapatkan pekerjaan. Oleh karena itu Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinasnakertran) Kaur, melatih menjahit selama 10 hari  kemudian, jika sudah selesai maka mesin jahit tersebut langsung diberikan kepada warga  untuk usaha. “Bantuan tersebut merupkan program guna menyongsong Balai Latihan Kerja (BLK) tahun  2013 mendatang, sehingga mereka harus disiapkan dengan baik,” ujar Kadisnakertran Kaur  Drs Edi Suardi B melalui Kasi Pembinaan Tenaga Kerja Isda Nata Wijaya SH, kemarin.

Menurutnya, angka pengangguran di kaur cukup tinggi, namun pelatihan ini tidak seberapa namun semuanya disesuaikan dengan anggaran yang ada.  Namun tahun depan pihaknya juga masih akan melakukan mengusulkan anggaran untuk pemebelian mesin jahit. Disamping itu juga 25 yang direkrut salah satu cara agar masyarakat lebih bisa menciptakan lapangan kerja khususnya di kecamatan.

“Warga yang direkrut tersebut yang menganggur itu didominasi lulusan SD, SMP, dan SMA,  mereka telah  memiliki surat tanda lulus (ijazah) dari berbagai tingkatan, dan lembaga pendidikan,” jelasnya.

Sementara itu, selama 10 hari mereka diberi pelatihan rata-rata sudah bisa memahami, kemudian jika tidak ada halangan Juma’at ini mereka akan mendapat sertifikat atas pelatihan tersebut. Kemudian selain sertifikat sekalgus mesin jahit untuk dibawa pulang. Namun disini ditekankan mesin tersebut tidak harus dimiliki namun untuk dijadikan usaha agar kehidupanya layak. “Pihaknya tetap akan tetap mengawasi selama sebulan ini, apakah mampu menjaga atau  tidak. Jika nantinya ada yang tidak sesuai harapan maka pihaknya akan memidahkan mesin tersebut kepada orang lain,” jelasnya.(823)