223 Mahasiswa Teknik UMB PKL

YouTube video

Rektor: Tingkatkan
Jiwa Kewirausahaan

BENGKULU, Bengkulu Ekspress – Sebanyak 223 mahasiswa Fakultas Teknik jurusan Teknologi Informatika dan Sistem Informasi Universitas Muhammadiyah Bengkulu (UMB) mengikuti Praktik Kerja Lapangan (PKL) di 40 sekolah dasar (SD) di Kota Bengkulu sejak tanggal 4 Februari 2019 hingga 9 Maret 2019.

Rektor UMB, Dr Sakroni mengatakan, ia berharap apa yang dilakukan Fakultas Teknik ini merupakan suatu wawasan integratif antara praktik kerja di lapangan dengan memanfaatkan pengetahuan yang dimiliki mahasiswa.
Selanjutnya praktik dan pengetahuan tersebut nantinya dapat meningkatkan wawasan enterpreneurship atau kewirausahaan yang dimiliki oleh para mahasiswa ini.

“Pemerintah kita secara nasional telah membuat semacam kebijakan untuk seluruh fakultas dan program studi agar menambahkan secara cukup wawasan-wawasan enterpreneurship bagi mahasiswanya, sehingga setiap mahasiswa harus mampu meningkatkan jiwa enterpreneurship,” kata Sakroni, Senin (4/2).

Peningkatan jiwa enterpreneurship tersebut dilatarbelakangi beberapa hal. Pertama, masih banyak ditemukan lulusan perguruan tinggi yang bermimpi selalu ingin menjadi pegawai negeri. Bahkan bekerja sebagai seorang pegawai negeri masih dijadikan idola, padahal menjadi pegawai negeri itu bukan lagi suatu hal yang prestise untuk saat ini.



“Mungkin itu gambaran orang malas saja, diterima pegawai negeri nanti bekerja jam sekian, masuk jam sekian, pulang jam sekian, dapat gaji dan mungkin itu tidak bisa dilakukan lagi, makanya kita harus kembangkan jiwa enterpreneurship,”ujar Sakroni.

Meski begitu, tidak sedikit lulusan perguruan tinggi yang berprestasi bagus sewaktu menjalani tes CAT banyak juga yang tidak lulus. Itu artinya pemerintah juga telah melakukan penyaringan terhadap sumber daya manusia pegawai negeri. Akan tetapi zona nyaman yang diharapkan pegawai negeri itu sebenarnya tidak senyaman yang mahasiswa bayangkan.

Oleh karena itu, mahasiswa harus diberi wawasan yang berkaitan dengan kewirausahaan. “Saya berharap agar apa yang akan dilakukan Fakultas Teknik ini dapat dikembangkan di fakultasnya masing-masing, kalau di teknik mengatakan ini teknopreneurship, tapi kalau di Fakultas Agama bisa saja dienpreneurship, ya agak sedikit aneh namanya yang penting isinya, kalau di Fakultas Sosial Politik sociopreneurship, Fakultas Kesehatan healthpreneurship, Fakultas Hukum lawpreneurship dan seterusnya, kemudian anda geluti itu dan pada akhirnya bisa menghasilkan uang,” tutupnya.

Sementara itu, Dekan Fakultas Teknik UMB, Dr Onsardi MM mengaku sangat mendukung terhadap apa yang diungkapkan Rektor UMB tersebut. Bahkan, di dalam PKL nantinya, para mahasiswa akan mempraktikkan keilmuannya, mulai dari peningkatan kemampuan, skill dan wawasan sumber daya manusia (SDM) yang ada di SD.
Peningkatan kemampuan, skill dan wawasan sumber daya manusia (SDM) tersebut nantinya akan dimulai dari kepala sekolah, guru serta staf yang berhubungan dengan teknologi informasi.

“Para mahasiswa ini nantinya akan meningkatkan SDM yang ada di sekolah itu yang berkaitan dengan peningkatan skill Microsoft Word, Excel, dan Power Point serta melakukan desain web dan pembuatan jaringan dalam bentuk LAN maupun wireless,” ujar Onsardi.

Peningkatan SDM yang dilakukan oleh para mahasiswa ini nantinya diharapkan dapat meningkatkan skill dan menambah wawasan. Sehingga jika ada sekolah di Provinsi Bengkulu yang membutuhkan tenaga ahli dan handal mengenai sistem informasi dan teknologi informasi, UMB sudah menyediakannnya.

“Mahasiswa kita yang ikut PKL adalah mahasiswa semester 7 dan Insha Allah pada September nanti sudah banyak yang lulus. Kita berharap ada sekolah di Bengkulu yang membutuhkan tenaga ahli dan handal dari mahasiswa jurusan sistem informasi dan teknologi informasi ini,” ujar Onsardi.

Selain para mahasiswa dibutuhkan oleh sekolah dan perusahaan, kegiatan PKL ini diharapkan juga dapat menumbuhkan jiwa enterpreneurship. Karena dengan melakukan kegiatan PKL, maka akan menambah pengalaman serta membuat pihak sekolah merasa terbantu.

Jika sekolah sudah merasa terbantu maka nanti mereka akan menghubungi mahasiswa tersebut. “Diharapkan PKL ini bukan hanya untuk praktik, tetapi kesinambungannya ada tindak lanjut yang berupa kerjasama dengan pihak sekolah sehingga jiwa kewirausaan bisa tumbuh,” tutupnya.(999)