22.230 KIS Terdistribusi di Bengkulu Utara

277052_kartu-sakti-jokowi_663_382

ARGA MAKMUR, BE – Kartu Indonesia Sehat (KIS) sudah bisa dinikmati sebagian masyarakat Kabupaten Bengkulu Utara (BU). BPJS Kabupaten Bengkulu Utara sudah mendistribusikan sekitar 22.230 KIS di 12 Kecamatan. Dikatakan Kepala BPJS BU, Ricco Hanggara, pendistribusian KIS tersebut baru tahap pertama.

Untuk pendistribusian tahap kedua dari pusat langsung bekerja sama dengan JNE untuk mendistribusikan KIS di Kecamatan yang belum mendapatkan KIS.

“Untuk pendistribusian tahap kedua dari pusat langsung bekerja sama dengan pihak ketiga yakni JNE. Jumlah yang akan didistribusikan sekitar 80.000 diterima langsung oleh peserta. Tahap pertama sendiri sudah selesai 100 persen untuk pendistribusiannya. Total penerima KIS di bengkulu utara mencapai 103.000 diambil dari peserta Jamkesmas,” jelas Ricco, Jum’at (5/2) kemarin.

Masih kata Ricco, berkaitan dengan adanya keluhan mengenai pendistribusian KIS, seperti penerima KIS sudah meninggal tetapi masih menerima, Ricco berpendapat harus ada peran serta kepala desa. Untuk itu jika ada masyarakat sudah terdaftar namun meninggal dunia secepatnya dilaporkan ke Dinas Sosial Kabupaten.

“Jika ada penerima KIS meninggal dunia diharapkan segera dilaporkan ke Dinsos Kabupaten, hal tersebut sudah ketetapan dari Kemensos. Untuk itu peran kepala desa sangat diperlukan untuk mengetahui warganya yang terdaftar mendapatkan KIS namun sudah meninggal dunia,” imbuhnya.

Di sisi lain, untuk masyarakat di Bengkulu Utara yang terdaftar sebagai anggota BPJS diharapkan membayar tagihan melalui rekening bank. Tujuannya agar pada saat membayar setoran BPJS masyarakat tidak harus antre di Bank dan meminimalisir tunggakan. Untuk itu, aturan ini sudah mulai diterapkan, bahkan BPJS sudah memasukkan didalam persyaratan saat akan mendaftar BPJS. Dengan syarat persyaratan yang sudah tercantum dan harus dilengkapi secara menyeluruh.

Ricco juga mengatakan bahwa jumlah Penerima Bantuan Iuran (PBI) di Kabupaten BU saat ini berjumlah 108.149 peserta sementara untuk non PBI berjumlah 43.575 orang.

“Bank sudah menyetujui autodebet sehingga aturan sudah bisa kita terapkan. Penerapan ini bertujuan agar tidak terjadipenunggakan pembayaran, selain itu cara praktis membayar setoran BPJS tidak perlu antri di Bank lagi. Jika berbicara jumlah peserta penerima PBI di Kabupaten Bengkulu Utara berjumlah 108.149, untuk peserta non PBI sekitar 43.575,” pungkas Ricco.(167)