214 Personel Bawaslu BU Dirapid Test

APRIZAL/BE
Pelaksanaan rapid test yang dilakukan oleh pihak Dinas Kesehtan (Dinkes) BU kepada seluruh jajaran Bawaslu Kabupaten hingga kecamatan, kemarin (22/6).

ARGA MAKMUR, Bengkuluekspress.com – Sebagai salah satu bentuk kesiapan pengawasan lanjutan tahapan Pilkada serentak tahun 2020, seluruh personel Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Bengkulu Utara (BU) hingga tingkat kecamatan mengikuti rapid test yang dilaksanakan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten BU di Kantor Bawaslu BU, kemarin (22/6).

Dimana rapid test diikuti oleh seluruh komisioner dan sekretariat Bawaslu Kabupaten BU dan Panwaslu tingkat kecamatan dengan total 214 orang.

“Kegiatan rapid test ini dilakukan guna memastikan seluruh jajaran pengawas benar-benar terbebas dari paparan Covid-19 sebelum melaksanakan tugas-tugas pengawasan,” kata Ketua Bawaslu Kabupaten BU, Titin Sumarni disela-sela kegiatan rapid test, kemarin (22/6).

Titin menambahkan, rapid test ini dilakukan sesuai arahan dari Bawaslu Provinsi Bengkulu. Sebab seluruh anggoata Bawaslu mulai dari kabupaten hingga desa.

Dari pengajuan sebanyak 434 orang, namun yang di akomdir hanya 214 orang. Meskipun tidak semua anggota personil Bawaslu di rapid test.

pihaknya sangat berterima kasih kepada pemerintah daerah melalui Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid 19 Kabupaten BU dan Dinas Kesehatan Kabupaten BU yang telah memfasilitasi pelaksanaan rapid test tersebut.

“Terima kasih kepada Tim Gugus Tugas dan Dinas Kesehatan Kabupaten BU yang sangat responsif menindaklanjuti usulan rapid test yang telah kami sampaikan sebelumnya,” ungkapnya.

Titin juga menuturkan, rapid test yang di lakukan ini menjadi bukti awal kesiapan jajaran Bawaslu Kabupaten BU dalam melakukan pengawasan pelaksanaan Pilkada di masa pandemi Covid 19.

Selain itu, Titin meminta, kepada jajaran pengawas pilkada untuk harus siap melakukan pengawasan secara maksimal dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan, seperti wajib menggunakan masker, membawa hansinetizer, menjaga jarak, tidak bersentuhan fisik, dan rajin mencuci tangan.

“Inilah salah satu bukti bentuk kesiapan kita. Kita berharap kedepannya jajaran Panwas Kecamatan dan Desa untuk selalu memperhatikan protokol kesehatan,”imbuhnya.

Sementara itu, saat dikonformasi hasil rapid test, Kabid P2P Dinkes BU, Ujang Ismail menyampaikan, bahwa dari hasil rapid test terhadap Bawaslu BU dan Panwaslu kecamatan ini diketahui non reaktif semuanya.

Pihaknya pun bersyukur karena seluruh jajaran Bawaslu BU tersebut masih terbebas dari paparan Covid-19.

“Alhamdulillah semua hasil rapid testnya non reaktif. Ini setidaknya memberikan ketenangan bagi pihak Bawaslu dalam melakukan tugas-tugas pengawasan,”pungkas Ujang. (127)

    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*