21 Juli, Lomba Rakit Tradisional


 Drs H Yulian Fauzi MAP
Drs H Yulian Fauzi MAP

KOTA MANNA, Bengkulu Ekspress – Dalam rangka menarik wisatawan ke Bengkulu Selatan , dinas pariwisata tidak hanya mengandalkan obyek wisata pantai pasar bawah. Namun juga melestarikan olahraga tradisional. Salah satunya lomba rakit yang terbuat dari bambu. “Lomba rakit ini akan kami gelar 21 Juli mendatang,” kata Kepala Dinas Pariwisata Bengkulu Selatan, Drs H Yulian Fauzi MAP.

Yulian mengatakan, dalam acara lomba rakit tersebut, pihaknya menargetkan peserta setidaknya 150 rakit. Kegiatan ini digelar bertepatan dengan kegiatan pekan daerah kontak tani dan nelayan tingkat Provinsi yang digelar di Bengkulu Selatan. Sehingga pihaknya juga melibatkan perwakilan dari Kabupaten/Kota dalam Provinsi Bengkulu.

“Peserta terbaik akan kami beri hadiah uang total dengan total hadiah Rp 6 juta,” ujarnya.

Yulian menambahkan, untuk juara satu mendapat uang Rp 3 juta, juara 2 mendapat uang Rp 2 juta dan juara 3 mendapat hadiah Rp 1 juta. Tidak hanya itu, peserta terbaik akan mendapatkan piala dan piagam penghargaan. Adapun lintasan rakit, dipusatkan di air Manna mulai dari jembatan Pino Masat, hingga Muara pantai Pasar Manna. “Panjang lintasan sekitar 10 km dengan waktu tempuh sekitar 2,5 jam hingga 3 jam,” imbuhnya.

Yulian menjelaskan, lomba rakit ini rutin digelar minimal 1 kali dalam satu tahun, yakni diupayakan pada saat ulang tahun Bengkulu Selatan. Untuk peserta luar, sambungnya, dirinya mempersilahkan membuat rakit sendiri. Peserta tidak dipungut biaya. Hanya saja, jika tidak mampu membuat rakit, pihaknya siap menyediakan rakit, Namun peserta harus membayar biaya pembuatan rakit dengan nilai antara Rp 150 ribu-Rp 200 ribu per rakit.

“Kami tidak memungut biaya pendaftaran, namun bagi yang tidak punya rakit, kami siap menyediakannya, dengan syarat peserta membeli rakit tersebut,” demikian Yulian. (369)