200 Anak Terima Perlengkapan Sekolah

MEDI/BE
Sekretaris Daerah Kota Bengkulu, Marjon MPd foto bersama anak-anak penerima bantuan ATK, kemarin.

BENGKULU, bengkuluekspress.com – Pemerintah Kota Bengkulu bekerjasama dengan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota menyalurkan bantunan pendidikan kepada 200 anak dari keluarga kurang mampu di Balai Kota, kemarin (25/11). Bantuan ini diserahkan langsung oleh Sekretaris Daerah Kota Bengkulu, Marjon MPd kepada anak-anak yang tersebar di 9 kecamatan.

“Ini wujud dari zakat-zakat ASN yang dipungut melalui Unit Pengumpulan Zakat (UPZ) dan diserahkan menjadi bantuan untuk anak-anak sekolah yang kurang mampu,” kata Marjon.

Kegiatan ini merupakan salah satu perwujudan dari visi Pemerintah Kota Bengkulu yakni Bengkulu Religius dan Bahagia, dimana zakat tersebut merupakan wajib bagi umat Islam untuk membantu sesama yang kurang mampu. Dengan harapan anak-anak tersebut bisa bahagia karena mendapatkan peralatan sekolah yang baru dari lebih layak dari sebelumnya. “Mudah-mudahan ke depan dengan upaya ini bisa lebih banyak lagi anak-anak yang terbantu,” harapnya.

Diketahui, bentuk bantuan yang disalurkan tersebut berupa tas dan alat tulis yang bisa digunakan oleh anak-anak saat sekolah. Di sisi lain, Marjon meminta agar ASN menyadari pentingnya membayar zakat menginggat zakat tersebut sangat dibutuhkan oleh warga yang kurang mampu.

Kemudian, ia juga berharap agar ASN bisa saling membantu jika ditempat tinggalnya masing-masing ada anak sekolah yang tidak memiliki peralatan lengkap dengan harapan agar anak tersebut bisa lebih semangat menempuh pendidikannya di sekolah. “Kita berharap agar ASN bisa lebih termotivasi untuk saling membantu dan terpenting adalah membayar zakat karena manfaatnya besar sekali untuk membantu warga kurang mampu,” jelasnya.

Perhatian Pemkot terhadap dunia pendidikan juga diwujudkan dengan Program Gerakan Peduli Siswa (GPS), dimana melalui GPS ini sudah cukup banyak siswa yang terbantu, bahkan menyelamatkan siswa yang hampir putus sekolah karena biaya. Gerakan ini juga melatih para siswa untuk saling membantu karena menyisihkan uang sakunya untuk disalurkan sebagai bantuan kepada sesama siswa yang membutuhkan. (805)