20 Atlet Disabilitas ke Papua

REWA/Bengkulu Ekspress
FOTO BERSAMA: Kepala Bidang Pembudayaan Olahraga Dispora Provinsi Bengkulu, Abdullah Wazir SE didampingi Ketua Pelaksana Kegiatan Training Center Berjalan, Hj Herawati dan pelatih serta 20 atlet pelajar disabilitas berfoto bersama di GOR Sawah Lebar, kemarin (6/12).

BENGKULU, Bengkulu Ekspress– Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Bengkulu telah melaksanakan Training Center Berjalan terhadap 20 orang atlet pelajar disabilitas selama kurang lebih 2 bulan sejak 7 Oktober hingga 6 Desember 2018 di Gedung Olahraga (GOR) Sawah Lebar, Kota Bengkulu.  Training Center Berjalan ini dilakukan untuk menghadapi Pekan Paralympic Pelajar Nasional (Peparpenas) IX tahun 2019 di Papua.

Kepala Bidang Pembudayaan Olahraga Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Bengkulu, Abdullah Wazir SE mengatakan, puluhan atlet pelajar disabilitas ini telah dipersiapkan selama 2 bulan untuk mengikuti pelatihan khusus di karantina National Paralimpic Commite (NPC). Pelatihan ini dilakukan pihaknya agar para atlet pelajar disabilitas ini bisa meraih prestasi pada kejuaraan Peparpenas nanti.



“Selama masa pelatihan 2 bulan yang dilakukan, kami berharap para atlet ini bisa meraih juara pada Peparpenas IX di Papua,” kata Wazir usai menutup kegiatan Training Center Berjalan di GOR Sawah Lebar Kota Bengkulu, kemarin (6/12).

Selain diharapkan meraih juara, para atlet ini juga diharapkan dapat mengharumkan nama Provinsi Bengkulu di tingkat kejuaraan pelajar nasional. Dengan begitu, Bengkulu akan lebih dikenal dan disegani oleh provinsi lainnya. “Kita harapkan para atlet ini bisa mengharumkan nama Provinsi Bengkulu pada kejuaraan ini,” tutur Wazir.

Prestasi tersebut tidak bisa diraih begitu saja, melainkan harus diniatkan di dalam hati dan selalu rutin berlatih. Semakin tinggi porsi latihan yang dilakukan maka kesempatan meraih juara juga akan besar.  “Untuk meraih juara pada kejuaran ini, para atlet harus disiplin latihan, semoga atlet kita bisa menjadi yang terbaik di Papua nanti,” tutupnya.

Sementara itu, Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan Training Center Berjalan, Hj Herawati mengucapkan terimakasih kepada pelatih yang telah berjuang dan memberikan motivasi kepada atlet pelajar disabilitas ini. Semoga pada kejuaran Turnamen Nasional di Papua pada 2019 mendatang, atlet ini bisa meraih juara semua.

“Kita memiliki 20 atlet dengan 5 cabang olahraga yaitu Tenis Meja Tuna Netra, Tenis Meja, Renang, Catur, dan Atletik seperri tolak peluru dan lompat jauh. Semoga disemua cabor kita bisa meraih juara nantinya,” tutupnya.(999)