2 Siswi Tenggak Racun

KEPAHIANG, BE- Setelah sehari sebelumnya warga dihebohkan penemuan dua mayat perempuan di wilayah Kabupaten Rejang Lebong, kemarin giliran dua perempuan juga ikut bikin geger warga, khususnya di Kepahiang. Itu setelah keduanya yang diketahui masih berstatus pelajar, nekat minum racun. Peristiwa dua siswi menenggak racun itu terungkap di Ruang IGD RSUD Kepahiang. Kedua pasien itu masing-masing pelajar SMP di Kepahiang. Mereka adalah Bunga (14) dan Mawar (15)–keduanya nama samaran. Keduanya masuk rumah sakit pada hari yang sama atau hanya berselang sekitar satu jam. Menurut petugas di RSUD Kepahiang, korban yang pertama kali ditangani medis adalah Mawar. Mawar diduga teler setelah menenggak racun rumput merek gramaxone. Warga Desa Peraduan Binjai, Tebat Karai, itu sendiri, kata petugas, kini tengah dirawat di Ruang Klas III. Sementara korban Bunga–warga Kelurahan Pensiunan, diduga menenggak obat anti nyamuk Baygon. Belum diketahui motif yang membuat siswi kelas VIII itu berbuat nekat. “Kedua siswi ini masih menjalani perawatan secara intensif karena racun yang diminum sudah terlalu banyak,” ujar seorang perawat kepada BE, kemarin. Dikatakannya, pihak keluarga masing-masing korban terbilang cepat bertindak dengan langsung membawa ke RS sehingga bisa diberikan pertolongan pertama. “Untungnya para korban ini segera dibawa ke rumah sakit, jika tidak kondisinya akan semakin parah,” katanya. Sementara itu, orang tua Bunga kepada BE mengungkapkan tidak mengetahui penyebab anaknya sampai meminum Baygon. Menurutnya di dalam keluarganya tidak ada masalah sedikit pun. Dirinya mengetahui sang anak tersebut meminum racun ketika dirinya pulang dari tempatnya bekerja. “Kami tidak tahu penyebab kenapa anak tertua saya ini sampai nekat minum racun, padahal dirumah dia tidak ada masalah apa-apa dengan kami orang tuanya dan adiknya,” ungkap Aswin (38) ayah korban. Menurutnya, pihaknya baru mengetahui sang anak meminum racun ketika pas pulang sekolah sang anak langsung menuju kamar dan tidak keluar-keluar kamar lagi. Lantas isterinya yang waktu itu tengah berada dirumah langsung mengetuk pintu kamarnya tetapi tidak juga dibuka oleh sang anak. Sang isterinya yang merasa curiga apalagi sang anak waktu itu terdegar muntah-muntah, langsung memaksa masuk dan diketahuilah sang anaknya tersebut sudah terkulai lemah tidak berdaya. Lantas sang ibu yang panik langsung menghubungi suaminya dan membawa anak ke RSUD Kepahiang. “Kejadiannya terjadi sekitar pukul 13.40 WIB dan kami tidak mengetahui kenapa anak saya tersebut sampai berniat minum racun, padahal dirumah tidak ada masalah apapun,” jelas ayah korban. (505)