2 Sekolah Islam Terpadu Kota Bengkulu Jalani Penilaian Adiwiyata

Tampak tim penilai Adiwiyata tingkat Provinsi Bengkulu, saat melakukan penilaian verifikasi lapangan di SDIT IQRA 2 Kota Bengkulu.
Afrizal/Bengkulu Ekspress
Tampak tim penilai Adiwiyata tingkat Provinsi Bengkulu, saat melakukan penilaian verifikasi lapangan di SDIT IQRA 2 Kota Bengkulu.

BENGKULU, bengkuluekspress.com – Dua sekolah Islam Terpadu (IT) di Kota Bengkulu, menjalani penilaian  menuju predikat sekolah Adiwiyata tingkat Provinsi Bengkulu. Sekolah tersebut, SDIT IQRA 2 Kota Bengkulu dan SMAIT IQRA Kota Bengkulu. Proses penilaian berupa verifikasi lapangan dilaksanakan tim dari  Pemerintah Provinsi Bengkulu, pada Selasa (31/7).

Ketua Tim Penilai Adiwiyata Tingkat Provinsi Bengkulu, Tasrid Mengatakan kepada Bengkulu Ekspresstim melakukan  penilaian Adiwiyata tingkat Provinsi di dua lokasi, yakni di SDIT IQRA 2 Kota Bengkulu dan SMAIT IQRA  Kota Bengkulu.



”Hasilnya nanti kita sampaikan ke kementrian untuk diberikan penilaian apakah layak untuk Adiwiyata ke tinkat  nasional atau belum. Disini kita melihat dari data konkrit lalu kita mengecek langsung ke lokasi,” kata Tasrid.

SDIT IQRA 2 dan SMAIT IQRA Kota Bengkulu

Tasrid menjelaskan, tujuan dari Adiwiyata membentuk sekolah peduli dan berbudaya lingkungan. Sekolah yang  mampu berpartsipasi dan melaksnakan upaya pelestarian lingkungan dan pembangunan berkelanjutan bagi  generasi sekarang dan mendatang. Sekaligus mewujudkan warga sekolah yang bertanggung jawb dalam upaya  perlindungan.Pantauan Bengkulu Ekspress, tim penilai mengawali verifikasi di SDIT IQRA 2 Kota Bengkulu.

Kemudian menuju SMAIT IQRA Kota Bengkulu. Tim Penilai berjumlah 6 orang. Dya 2 orang dari BLH (Badan  Lingkungan Hidup, 1 orang dari Perguruan Tinggi, 1 orang Dispendikbud (Dinas Pendidikan dan Kebudayaan),  1 orang dari Kementerian Agama (Kemenag), dan 1 orang dari Media Cetak Bengkulu Ekspress. Tim penilai  diketuai Tasrid, yang merupakan Kepala Bidang Penataan dan Peningkatan Kapasistas Badan Lingkungan  Hidup (BLH) Provinsi Bengkulu.

Dalam kesempatan penilaian di sekolah yang ia pimpin, Kepala Sekolah SDIT IQRA 2, Muhyidin, M.Pd  mengungkapkan, dengan adanya kegiatan seperti ini SDIT IQRA lebih memiliki komitmen. Mengingat sekolah  sebagai lembaga pendidikan yang memuat beragam konsep pembelajaran juga dituntut harus mampu  membentuk karakter siswanya sebagai individu yang mau peduli terhadap kesehatan dan isu lingkungan, serta mau ikut memelihara lingkungan di sekitar sekolah dan tempat tinggal masing-masing.

”Sekolah ini berusaha menyeimbangkan prestasi siswa/i yang tidak hanya berprestasi dibidang akademik, tetapi  juga berprestasi di bidang non akademik, khususnya yang terkait dengan sisi kepedulian terhadap lingkungan,”  imbuhnya.

Kegiatan yang berorientasi pada lingkungan yang telah dilaksanakan antara lain memilah sampah plastik dan  smapah organik, pencacahan sampah organik untuk menjadi pupuk dan gerakan menanam tanaman.”Allhamdulillah ini salah satu langkah yang sangat baik dan positif dan kami berharap juga SDIT IQRA 2 Kota  Bengkulu masuk di tingkat nasional. Allhamdulillah juga kita sudah menyiapkan semuanya mulai dari secra fisik  dan dokumennya sudah kita siapkan. Tinggal ada perbaikan-perbaiakn dari masukan-masukan dari tim juri.  Insya Allah kita memperbikinya dalam minggu ini sebelum nanti diajukan ke tingkat nasional,” ungkapnya.  (Cik6)