2 Rumah Terbakar

HANGUS: Kondisi rumah warga yang hangus dilalap api.

KEPAHIANG, Bengkulu Ekspress – Sebanyak 2 rumah warga Kelurahan Pasar Ujung Kabupaten Kepahiang, masing-masing milik R Dencik (65) dan Nurbaiti (50), Selasa (22/1) pagi pukul 01.00 WIB terbakar. Lurah Pasar Ujung, Yuliani SH saat dikonfirmasi wartawan mengatakan, bahwa kejadian tersebut sangat cepat sehingga menghanguskan rumah 2 warganya.

“Iya, kejadian malam tadi sangat cepat, kita belum tahu asal api dari mana. Begitu melihat api berkobar kita langsung hubungi damkar untuk memadamkan api,” sampai Yuliani.

Ia menjelaskan, bahwa kobaran api berhasil dipadamkan sekitar pukul 02.00 WIB dini hari. “Karena api begitu besar kobarannya, api berhasil dipadamkan sekitar pukul 02.00 WIB, dibantu oleh Damkar, pihak kepolisian, warga setempat,” jelas Yuliani.

Terpisah, korban kebakaran R Dencik mengatakan jika kobaran api begitu cepat menghanguskan kediamannya, hanya dokumen penting yang berhasil diselamatkan sementara rumah serta isinya sudah hangus terbakar.

“Pas aku bangun, api sudah besar di antara ruang tamu dan toko bangunan. Aku langsung bangunkan istri aku dan Johanda langsung keluar lewat pintu belakang,” kata R Dencik.

Ia menjelaskan, akibat kebakaran tersebut, ia tidak bisa menyelamatkan harta benda. “Kalu kini hanya baju dibadan, untuk barang yang lain kami belum tahu, mungkin saja ada yang berhasil diselamatkan warga tapi untuk saat ini belum jelas nian. Tapi kalu perabotan rumah habis semua, termasuk barang barang di toko bangunan, cat, seng, triplek dan lainya habis semua, kalau sumber api saya belum tahu dari mana,” imbuh R Dencik.

Hal senada juga diungkapkan oleh Nurbaiti (50)yang ditemui dikediaman kerabatnya R Najamudin, jika ia dan kedua anaknya hanya berhasil menyelamatkan sepeda motor dan dokumen penting. “Kami tidak bisa berbuat apa-apa, melihat api sudah memenuhi rumah, saya dan anak-anak langsung keluar rumah membawa dokumen penting yang berisi ijazah dan surat penting, beruntung sepeda motor berhasil dibawa keluar rumah,” ungkap Eti.

Diakui pula oleh R Najamudin jika kebakaran tersebut juga mengakibatkan aliran listrik padam. Ia berusaha mengevakuasi, karena rumah kedua korban berdampingan dengan rumahnya. “Karena melihat api sudah membumbung tinggi saya dan keluarga langsung mengeluarkan mobil dan kendaraan, karena lampu sudah padam, dalam keadaan gelap saya berusaha membuka pintu yang terkunci,” pungkas R Najamudin.

Kapolres Kepahiang, AKBP Pahala Simanjuntak SIk mengatakan, jika pihaknya masih melakukan penyidikan. “Kita sudah turunkan anggota untuk melakukan penyelidikan, kerugian material ditaksir ratusan juta rupiah, sebab seluruh barang milik korban hangus dilalap api,” singkat Kapolres. (**)